Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Dibuka Menguat 0,03 Persen, Ditopang Optimisme Negosiasi Dagang Global

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 10:06 WIB | Oleh:
IHSG Dibuka Menguat 0,03 Persen, Ditopang Optimisme Negosiasi Dagang Global Doc: Antara

JAKARTA- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa pagi (15/7), seiring optimisme pelaku pasar terhadap proses negosiasi perdagangan internasional yang tengah berlangsung, termasuk pembahasan tarif impor Amerika Serikat (AS).

IHSG dibuka naik 2,46 poin atau 0,03 persen ke level 7.099,61. Sementara, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan justru terkoreksi 1,38 poin atau 0,18 persen ke posisi 775,90.

“IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatannya, didorong oleh potensi kenaikan saham-saham konglomerasi Prajogo Pangestu dan optimisme terhadap negosiasi perdagangan internasional yang sedang berlangsung,” ujar Analis Panin Sekuritas Reydi Octa di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, penguatan IHSG sebesar 0,71 persen pada perdagangan Senin (14/7) sebelumnya, ditopang oleh lonjakan saham-saham milik Prajogo Pangestu seperti BREN, PTRO, dan CUAN.

Dari sisi domestik, pelaku pasar juga menanti rilis data profil kemiskinan dan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia semester I 2025 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang dijadwalkan hari ini. Selain itu, Bank Indonesia akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 16 Juli 2025 untuk menetapkan arah kebijakan suku bunga acuan.

Sementara, dari sisi global, para investor tengah menantikan laporan keuangan kuartal II yang diperkirakan mencatatkan pertumbuhan laba emiten S&P 500 sebesar 4,5 persen secara tahunan (yoy). Selain itu, fokus pelaku pasar juga tertuju pada data inflasi AS, khususnya Indeks Harga Konsumen (CPI) Juni 2025 yang akan segera dirilis.

Di sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif tambahan hingga 100 persen terhadap Rusia. Kebijakan tersebut juga berpotensi menyasar entitas negara lain yang membeli produk ekspor dari Rusia.

Trump juga telah mengumumkan tarif impor sebesar 30 persen terhadap produk asal Uni Eropa dan Meksiko, yang akan berlaku mulai 1 Agustus, serta bea masuk 50 persen untuk impor komoditas tembaga.

“Fokus investor tertuju pada ketegangan perdagangan, menyusul langkah European Commission yang mengusulkan tarif balasan terhadap AS senilai 84 miliar dolar AS. Menurut Komisioner EU Maros Sefcovic, pembicaraan dagang antara AS dan Uni Eropa sudah mendekati titik temu,” ujar Reydi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.