Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wah! Ternyata Bisa Menyaksikan Lumba-lumba di Perairan Kepulauan Seribu

📅 Senin, 14 Jul 2025, 20:01 WIB | Oleh:

Di saat yang sama, para turis yang bermalam di Pulau Sepa Besar mulai mendekat ke pinggir pantai untuk menguji peruntungan apakah dapat melihat lumba-lumba di malam hari. Dibantu dengan lampu yang menyorot cahaya dari dasar laut, penampakan lumba-lumba bisa semakin jelas apabila mereka ada yang mendekat ke pesisir.

Setelah waktu melewati pukul 20:30 WIB, tiba-tiba terdengar suara gemericik air, yang ternyata adalah ikan-ikan kecil yang berenang tak tentu arah. Ikan-ikan tersebut melesat seperti hendak kabur dari sesuatu yang mengejarnya.

Ternyata benar, karena tak lama, muncullah sirip lumba-lumba dari bawah air, yang kemudian melesat di permukaan dan “hap!” dipatuknya seekor ikan kecil kurang beruntung yang langsung ia telan untuk menghilangkan rasa lapar.

Sinar lampu yang menyoroti tubuhnya yang meliuk-liuk berenang bebas di bawah air membantu memanjakan mata para wisatawan yang hendak menghayati keindahan samudera.

Beberapa saat kemudian, muncullah lumba-lumba kedua yang juga ingin makan. Namun kali ini caranya berbeda: Si lumba-lumba menyundul dulu mangsanya ke atas permukaan laut supaya jatuh tepat saat mulutnya terbuka.

Para wisatawan yang bahagia menyaksikan lumba-lumba di habitat alaminya itu berlomba-lomba mengabadikan momen tersebut di ponselnya. Mereka berusaha mengejar setiap gerakan si lumba-lumba lewat lensa kamera, namun si lumba-lumba jauh lebih gesit.

Robiya Nurmatova, seorang mahasiswa pertukaran dari Uzbekistan, mengaku beruntung bisa melihat dua kali lumba-lumba yang berenang di perairan Kepulauan Seribu selama tiga hari ia berada di sana, termasuk saat di Pulau Sepa Besar.

Terlebih, untuk seumur hidupnya ia baru pertama kali berlayar di samudera dan menjelajahi pulau-pulau kecil saat berada di Indonesia. Tidak ada laut di Uzbekistan karena negara tersebut terkungkung daratan.

“Saya senang sekali akhirnya bisa melihat lumba-lumba dengan mata kepala saya sendiri,” kata dia, meski mengaku agak sedih tidak bisa mengabadikan hewan air tersebut di ponselnya karena begitu tiba-tibanya si lumba-lumba muncul.

20250714195725_IMG_8688.jpeg

Sejumlah wisatawan mencoba memotret lumba-lumba saat malam di pantai Pulau Sepa Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta. (Antara/Nabil Ihsan)

Tanda perairan sehat

Menanggapi kehadiran kawanan lumba-lumba di perairan Kepulauan Seribu sebagaimana yang pernah terjadi awal tahun ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan bahwa hal tersebut menandakan baiknya kualitas perairan di Kepulauan Seribu.

Asep mengatakan, lumba-lumba memiliki kepekaan yang tinggi terhadap kondisi lingkungan dan mereka tak akan mendekat ke lokasi yang tercemar. Karena itu, kehadiran mereka di sekitar Kepulauan Seribu dapat diartikan sebagai tanda positif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...
Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Rupiah Rentan Melemah, 3 Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...
Daerah
Menhub Tinjau Langsung Evak...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.