Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Budi Arie: Eks Pekerja Migran Bisa Bekerja di Kopdes Merah Putih

📅 Senin, 14 Jul 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Budi Arie: Eks Pekerja Migran Bisa Bekerja di Kopdes Merah Putih Doc: HO via Kemenkop
Ket. Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi dalam acara penandatanganan nota kesepahaman dengan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding di Kantor KP2MI, Jakarta, Senin, (14/7).

Jakarta -- Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengatakan para pekerja migran yang telah kembali ke Tanah Air memiliki peluang besar untuk terlibat dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kementerian Koperasi menjalin kerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk mewujudkan koperasi pekerja migran sebagai salah satu upaya menyediakan keberlanjutan kerja bagi para eks pekerja migran.

Setelah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding di Kantor KP2MI, Jakarta, Senin, Budi Arie mengatakan program Kopdes/Kel Merah Putih didesain untuk menciptakan banyak lapangan pekerjaan termasuk bagi para mantan pekerja migran.

“Kopdes/Kel Merah Putih akan banyak membutuhkan tenaga kerja kompeten yang bisa diisi oleh para pekerja migran yang memang sudah terlatih," ujarnya dalam siaran pers kementerian.

Ia berharap dengan dibentuknya koperasi bagi para mantan pekerja migran, kesejahteraan keluarga mereka bisa meningkat.

Ia juga berkomitmen untuk membekali mereka dengan pengetahuan, keterampilan, dan jaringan usaha. Tujuannya agar koperasi yang terbentuk tidak hanya sekadar nama, melainkan menjadi sumber penghidupan yang nyata dan berkelanjutan.

Budi Arie memberikan contoh Koperasi Migran Indonesia Makmur Sejahtera, sebuah koperasi yang didirikan oleh para eks pekerja migran di Surabaya pada tanggal 11 April 2025. Menurutnya, koperasi tersebut merupakan representasi kuat dari semangat gotong royong dan kemandirian.

Sejalan dengan visi Kementerian Koperasi, Abdul Kadir Karding menyatakan pihaknya akan mensinergikan program Desa Migran Emas di seluruh Indonesia dengan koperasi.

Ia juga mencontohkan keberhasilan sekitar 300 wirausaha di Cirebon yang telah membentuk koperasi untuk mengembangkan usaha mereka.

“Kami akan membentuk koperasi di setiap wilayah yang menjadi kantong-kantong pekerja migran,” ucap Karding.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Tenaga Kerja Yassierli menegaskan kesiapannya untuk menggelar program pelatihan sumber daya manusia (SDM) koperasi untuk Kopdes/Kel Merah Putih, yang diperkirakan akan membuka sekitar dua juta lapangan kerja baru.

Dengan adanya kolaborasi antar kementerian ini, diharapkan para eks pekerja migran Indonesia dapat memiliki wadah yang kuat untuk berdaya secara ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup mereka di Tanah Air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.