Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DLH DKI Sebut RDF Plant Rorotan Siap Dioperasikan Bertahap

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 21:03 WIB | Oleh:
DLH DKI Sebut RDF Plant Rorotan Siap Dioperasikan Bertahap Doc: ANTARA/Dinas Lingkungan Hidup DKI
Ket. Bangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar atau "Refuse Derived Fuel" (RDF) Rorotan, Jakarta Utara.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebutkan fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar atau "Refuse Derived Fuel" (RDF) Rorotan siap dioperasikan secara bertahap usai dievaluasi secara menyeluruh.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Minggu (13/7) mengatakan evaluasi menyeluruh dilakukan untuk memastikan fasilitas beroperasi secara aman dengan meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.

"Salah satunya dengan penambahan tiga unit deodorizer untuk mengendalikan potensi bau di area proses, gudang produk, dan area residu," kata dia.

Asep menyampaikan, Pemprov DKI juga melengkapi sistem pengendalian gas buang antara lain pemasangan "baghouse" filter untuk menyaring partikel debu dan "wet scrubber" untuk menyisihkan polutan gas.

Lalu, "wet electrostatistic precipitator" untuk menangkap partikulat halus dan kabut pada gas buang, serta alat "carbon active" yang mampu menyerap senyawa kimia berbahaya dalam gas buang.

Asep melanjutkan, penambahan alat "induced draft fan" kedua juga dilakukan untuk mengoptimalkan aliran gas menuju cerobong.

“Selain itu, dua alat eksisting juga telah kami modifikasi, yakni wet scrubber dan cerobong, agar emisi yang dilepaskan ke udara benar-benar aman dan memenuhi baku mutu lingkungan,” tambahnya.

Asep mengatakan RDF Plant Rorotan adalah wujud transisi Jakarta menuju pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Dia berharap, melalui sistem pengendalian yang sudah diperkuat, RDF Plant Rorotan dapat beroperasi secara optimal sekaligus menjadi contoh pengelolaan sampah modern perkotaan di Indonesia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.