Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Kesehatan Fokus Perbaiki Pelayanan Medis di Nias Barat

📅 Sabtu, 12 Jul 2025, 19:00 WIB | Oleh:
Menteri Kesehatan Fokus Perbaiki Pelayanan Medis di Nias Barat Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (tengah) didampingi Wakil Gubernur Sumut Surya (kedua kiri) menekan tombol menandai peletakan batu pertama RSUD Pratama di Jalan Budi Utomo, Desa Onolimbu, Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara

Menteri Kesehatan (Menkes)  Budi Gunadi Sadikin meningkatkan layanan kesehatan di RSUD Pratama Nias Barat dari Tipe D menjadi Tipe C di Kabupaten Nias Barat, Kepulauan Nias, Sumatera Utara (Sumut).

"Peningkatan kualitas RSUD Pratama Nias Barat merupakan bagian program quick win," ucap Menkes Budi Gunadi Sadikin didampingi Wakil Gubernur Sumut Surya usai peletakan batu pertama di RSUD Pratama Nias Barat dalam keterangan tertulis di Medan, Sabtu.

Menkes menjelaskan program quick win atau Hasil Terbaik Cepat (PHTC) tersebut telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo akan mempercepat pembangunan 66 rumah sakit di wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) di Indonesia.

"Nias Barat menjadi lokasi groundbreaking (peletakan batu pertama) ke-19 dari program quick win tersebut," kata Menkes Budi.

Menkes menyebut rumah sakit yang ditingkatkan status menjadi RSUD Tipe C memiliki kapasitas minimal 100 tempat tidur dan dilengkapi fasilitas medis modern.

"RSUD Pratama diwujudkan melalui pembangunan gedung tiga lantai dilengkapi fasilitas pelayanan dasar, seperti IGD, ruang rawat inap, ruang bersalin, laboratorium, dan layanan farmasi," jelas Menkes

Menkes menegaskan pembangunan RSUD Pratama ini merupakan komitmen pemerintah memperluas akses layanan kesehatan di seluruh wilayah 3T di Indonesia.

"Pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan setara bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat di wilayah kepulauan seperti Nias Barat," ucapnya.

"RSUD Pratama ini diharapkan menjadi fasilitas rujukan tingkat pertama yang memberikan layanan dasar berkualitas," tambah Menkes Budi.

Wakil Gubernur Sumut Surya mengatakan Provinsi Sumut memiliki 207 rumah sakit yang sembilan diantaranya berada di Kepulauan Nias. Artinya, lanjut dia, peran rumah sakit milik pemerintah sangat penting sebagai layanan rujukan utama di wilayah itu.

"Saat ini RSUD Dr M Thomsen di Gunungsitoli menjadi satu-satunya rumah sakit rujukan yang cukup memadai. Ini tentu menjadi beban berat, mengingat jumlah penduduk Kepulauan Nias lebih 962 ribu jiwa," kata Surya.

Ia menegaskan Pemprov Sumut terus mendukung pembangunan sektor kesehatan di Kepulauan Nias, salah satunya melalui pembiayaan pendidikan spesialis bagi putra-putri daerah.

"Sebelumnya kita meletakkan batu pertama RSUD Tafaeri di Nias Utara, hari ini kita lanjutkan di RSUD Pratama Nias Barat. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi bagian misi besar menghadirkan keadilan layanan publik di daerah," kata Surya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Ribuan Warga Padati CFD PLN...
Luar Negeri
Bukan Bersisik, Fosil Dinos...

Hadapi El Nino, BMKG Ajak Masyarakat Hemat Air

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Hadapi El Nino, BMKG Ajak M...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.