Operasi SAR Korban KMP Tunu Pratama Jaya Diusulkan Diperpanjang
📅 Jumat, 11 Jul 2025, 02:15 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
BANYUWANGI - Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyanto mengatakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya akan kembali diusulkan untuk diperpanjang.
Sebelumnya tim SAR gabungan telah memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan sejak Rabu (9/7) sampai dengan Jumat (11/7) besok karena pertimbangan kemanusiaan dan masih banyak korban belum ditemukan.
"Setelah tujuh hari sudah kita perpanjang, dan kita juga lihat suasana keluarga korban dan kita sendiri yang mempublikasikan dan hadir di sini, kita semua adalah manusia-manusia berintegritas kepada masyarakat dan negara kita," kata Eko dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis malam.
Selain karena pertimbangan kemanusiaan, lanjut dia, operasi SAR akan diusulkan kembali untuk diperpanjang kepada atasannya karena masih ada 20 orang korban belum ditemukan.
"Tentunya pemerintah tidak tinggal diam, dan kami pun dari organisasi SAR akan menyampaikan kepada pimpinan, mudah-mudahan bisa diperpanjang dan besok kami umumkan," tutur Eko.
Sebaiknya Anda baca juga:
Data Posko Operasi SAR dan Potensi SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menyebutkan hingga Selasa malam jumlah korban selamat tercatat 30 orang, 15 korban ditemukan meninggal (1 proses identifikasi) dan 20 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
KMP Tunu Pratama Jaya yang mengangkut 53 penumpang dan 12 ABK/kru serta 22 unit kendaraan itu tenggelam pada Rabu, 2 Juli 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!