KSEI Ingatkan: Emiten Wajib Ikut Jaga Pertumbuhan, Bukan Cuma IPO Lalu Lenyap!
📅 Jumat, 11 Jul 2025, 15:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
JAKARTA – Emiten memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Mereka adalah perusahaan yang menerbitkan dan menjual efek (seperti saham dan obligasi) di pasar modal untuk mendapatkan dana yang dapat digunakan untuk ekspansi usaha, inovasi, dan menciptakan lapangan kerja.
Dengan begitu, emiten menjadi penggerak utama dalam pertumbuhan ekonomi, investasi, dan penciptaan lapangan kerja
Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat mengatakan perusahaan tercatat (emiten) memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Sampai saat ini, ada sebanyak 965 emiten yang tercatat di pasar modal Indonesia, yang ditargetkan dapat mencapai 1.000 emiten pada tahun ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
“KSEI dengan konsisten menjalankan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang berkelanjutan dalam rangka menciptakan ekosistem pasar modal yang lebih efisien, transparan, dan inklusif, termasuk untuk memberikan kemudahan kepada emiten," ujar Samsul dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Jumat (11/7).
Samsul menjelaskan peran KSEI dalam menyediakan fasilitas bagi emiten di pasar modal Indonesia, di antaranya telah melakukan tindakan korporasi sebanyak 4.570 kegiatan pada semester I-2025, atau meningkat 8,07 persen dibandingkan rata-rata 6 bulan selama 2 tahun terakhir.
Nilai tindakan korporasi yang didistribusikan melalui KSEI senilai Rp273 triliun pada semester I- 2025, atau meningkat 10 persen year to date (ytd) dibandingkan akhir tahun 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebanyak 961 emiten telah memanfaatkan layanan eASY.KSEI pada semester I- 2025, atau meningkat 3,1 persen (ytd) dibandingkan akhir tahun 2024. Sedangkan jumlah investor yang menggunakan eASY.KSEI meningkat 18 persen (yoy) mencapai 56 ribu dibandingkan akhir 2024.
KSEI memiliki beberapa sistem utama, diantaranya The Central Depository and Book-Entry Settlement System (C-BEST), yang mampu menjalankan instruksi dengan kecepatan 150 ribu transaksi per menit.
Dengan kapasitas itu, KSEI telah menjalankan 246,9 juta instruksi pada semester I- 2025, dengan rata-rata instruksi harian sebanyak 2,3 juta. Sedangkan jumlah efek yang disimpan di C-BEST berjumlah 3.297 efek dengan nilai efek sebesar Rp8.308 triliun pada semester I- 2025.
Selain C-BEST, terdapat juga sistem Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu (S-INVEST) yang menjalankan transaksi reksa dana dengan rata-rata subscription dan redemption sebanyak 114 ribu per hari.
Jumlah produk investasi pada S-INVEST berjumlah 2.250 dengan Asset Under Management (AUM) sebanyak Rp811 triliun pada semester I- 2025.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi juga menyadari bahwa peran pelaku industri dan regulator maupunSelf Regulatory Organization (SRO) sangat krusial untuk menjaga resiliensi dan stabilitas pasar modal Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!