Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Banten: Tak Ada Toleransi untuk Korupsi

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Banten: Tak Ada Toleransi untuk Korupsi Doc: Antara
Ket. Gubernur Banten Andra Soni (kiri depan) bersama Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim (kanan depan) memegang plakat komitmen antikorupsi dalam kegiatan Pencegahan Korupsi yang digelar KPK untuk wilayah II di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Ancol, Jakarta.

Serang - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan antikorupsi, sesuai dengan visi kepemimpinan yang ia usung sejak awal menjabat.

Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Penguatan Pencegahan Korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk wilayah II di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/7).

Dalam kegiatan yang diikuti oleh para kepala daerah dari DKI Jakarta, Lampung, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Banten, dan Jawa Barat itu, Andra Soni menyatakan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan KPK dalam mencegah dan menindak praktik korupsi sejak dini.

"Kami akan menindaklanjuti berbagai rekomendasi dan masukan yang diberikan dari KPK," kata Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang.

Menurut Andra, sebagai kepala daerah yang baru, dirinya sangat terbuka terhadap masukan dan pembelajaran dari KPK, terutama dalam hal penguatan mitigasi risiko korupsi serta pengawasan internal di lingkup pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Banten.

Ia juga memastikan bahwa seluruh indikator dan standar yang ditetapkan KPK untuk pencegahan korupsi di tingkat Pemda akan segera dipenuhi dalam waktu dekat. 

"Ini merupakan komitmen kuat yang saya janjikan kepada masyarakat, tertuang dalam visi misi: Banten Maju, Adil, Merata dan Tidak Korupsi," ujarnya.

Andra menilai potensi Banten sebagai daerah strategis sangat besar, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sumber daya alam.

Namun, ia menekankan bahwa potensi tersebut hanya akan memberi manfaat maksimal jika dikelola dengan tata kelola yang bersih.

"Potensi Banten itu sangat luar biasa. Dan itu semua bisa dioptimalkan manakala seluruhnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan tidak korupsi," ujar dia.

Dalam forum itu, Gubernur Banten didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan, Plt Kepala Inspektorat Banten Siti Ma’ani Nina, serta seluruh kepala daerah, sekda, dan inspektur dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.