Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geopark Rinjani: Insiden Juliana Marins Jadi Refleksi Kelola Destinasi

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Geopark Rinjani: Insiden Juliana Marins Jadi Refleksi Kelola Destinasi Doc: ANTARA
Ket. General Manager Geopark Rinjani, Qwadru P Wicaksono.

MATARAM – Manajemen Geopark Rinjani berharap insiden jatuhnya pendaki asal Brasil, Juliana Marins (27), menjadi refleksi penting bagi semua pihak untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan destinasi, khususnya pada aspek keamanan dan kesiapsiagaan bencana di jalur pendakian.

General Manager Geopark Rinjani, Qwadru P Wicaksono, mengatakan Gunung Rinjani bukan hanya simbol keindahan alam NTB, tetapi juga bagian dari warisan geologis dunia yang diakui UNESCO sebagai Global Geopark.

"Sebagai pengelola kawasan Geopark Rinjani, kami menegaskan bahwa keselamatan pengunjung adalah prioritas utama. Kami terus berupaya memastikan bahwa sistem informasi, edukasi, dan mitigasi risiko di kawasan ini berjalan secara komprehensif," ujarnya di Mataram, Jumat (11/7).

Ia mengatakan peristiwa ini menjadi refleksi penting bagi semua pihak untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan destinasi, khususnya pada aspek keamanan dan kesiapsiagaan bencana di jalur pendakian.

"Bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), kami tengah mengevaluasi dan menyusun langkah-langkah penguatan SOP keselamatan dan sistem peringatan dini di zona-zona rawan," ucapnya.

Qwadru mengajak seluruh masyarakat NTB dan dunia untuk terus mendoakan proses evakuasi berjalan lancar dan membawa hasil terbaik bagi keselamatan korban.

"Geopark Rinjani akan terus berkomitmen menjaga harmoni antara alam, budaya dan keselamatan semua," kata Qwadru.

Ia menambahkan manajemen Geopark Rinjani menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa salah seorang pendaki asal Brasil, Juliana Marins, yang terjatuh di sekitar Cemara Nunggal dalam perjalanan menuju puncak Gunung Rinjani.

"Kami mengikuti dengan seksama proses evakuasi yang tengah dilakukan oleh Tim SAR Gabungan, dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh unsur termasuk TNI-Polri, Basarnas, relawan, serta para porter lokal yang telah mengerahkan kemampuan terbaiknya dalam misi kemanusiaan ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Bangunan Sekolah Dasar di K...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.