Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Santunan Kematian untuk PMI Capai Rp133 Juta, Ini Komitmen BPJAMSOSTEK

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 20:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Santunan Kematian untuk PMI Capai Rp133 Juta, Ini Komitmen BPJAMSOSTEK Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara Murniati.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Sulawesi Utara memberikan santunan kematian kepada ahli waris pekerja migran Indonesia sebesar Rp133 juta.

"Pemberian santunan kematian ini akan sangat membantu keluarga yang ditinggalkan. Itulah salah satu manfaat menjadi peserta BPJAMSOSTEK," kata Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara Murniati, di Manado, Kamis.

Dia mengatakan santunan kematian ini diberikan kepada pekerja migran Indonesia Denny Wewengkang yang bekerja dan meninggal di Pulau Solomon pada 19 April 2025.

“Tidak ada yang mau meninggal di negeri orang lain, tetapi atas kejadian ini BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kepada ahli waris,” katanya.

Menurut dia, pekerja migran Indonesia dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan mulai saat bekerja sampai kembali, bahkan juga bagi yang batal berangkat atau meninggal.

Ahli waris Denny Wewengkang, yakni Cherly Paath mendapatkan Rp133 juta yang meliputi Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp85 juta dan beasiswa Rp48 juta yang diberikan secara berkala sebesar Rp12 juta per tahun.

Keberadaan BPJS Ketenagakerjaan adalah untuk melindungi tenaga kerja, yang memberikan jaminan atas risiko kecelakaan kerja, kematian, hari tua, dan pensiun bagi para pekerja, baik penerima upah non ASN, perangkat desa, dan lainnya maupun bukan penerima upah yang menjadi peserta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.