Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemdiktisaintek Ajukan Dana Rp14 Miliar Tambah Kuota Beasiswa Afirmasi

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 14:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemdiktisaintek Ajukan Dana Rp14 Miliar Tambah Kuota Beasiswa Afirmasi Doc: ANTARA
Ket. Bupati Mamberamo Raya Robbi Wilson Rumansara melepaskan 29 peserta didik penerima beasiswa program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) 2025 di Jayapura, Senin 7 Juli 2025.

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengajukan tambahan pagu indikatif pada Tahun Anggaran (TA) 2026 sebesar Rp14,19 miliar, khusus untuk meningkatkan kuota beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).

Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Kamis (10/7), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Togar M. Simatupang, menjelaskan tambahan anggaran tersebut digunakan untuk meningkatkan sasaran penerima beasiswa ADik dari 2.000 mahasiswa pada 2025 menjadi 3.100 mahasiswa pada 2026.

"Kami memerlukan usulan tambahan (anggaran) untuk mahasiswa baru Program ADik," kata Togar.

Togar menyebutkan penerima beasiswa tersebut adalah para mahasiswa penyandang disabilitas, mahasiswa asal Papua, mahasiswa asal daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T), universitas khusus, serta atlet.

"Awalnya adalah 2.000 (orang), setelah menambahkan, khususnya mahasiswa atlet yang merupakan program cepat pemerintah Prabowo menjadi 3.100 orang. Nah, biayanya adalah Rp14,19 miliar," ujarnya.

Ia menyebutkan satuan biaya beasiswa ADik memiliki rata-rata sebesar Rp12,9 juta per mahasiswa.

Togar juga mengusulkan tambahan sebesar Rp800 juta untuk komponen pendukung Program Beasiswa Presidential Fellowship in Economic and Business Leadership, sehingga total usulan tambahan anggaran yang diajukan pada TA 2026 pada komponen ini menjadi Rp14,99 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyebutkan DPR RI menyetujui usulan penambahan anggaran tersebut.

"Komisi X DPR RI menyetujui usulan tambahan pagu indikatif Kemdiktisaintek RI pada RAPBN Tahun Anggaran 2026 sesuai Surat Mendiktisaintek RI nomor 1164/M.A1/PR.07.04/2025 kepada Menkeu RI dan Menteri PPN/Kepala Bappenas sebesar Rp14,99 miliar," ujarnya.

Lalu menyebutkan bahwa pembahasan lebih rinci akan dilaksanakan setelah terbitnya Nota Keuangan RAPBN TA 2026 dengan menjadikan pandangan dan masukan anggota Komisi X DPR RI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.