Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hingga Pertengahan Tahun, Produksi Pupuk Kaltim Capai 3,5 Juta Ton, 54 Persen dari Target

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 18:07 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hingga Pertengahan Tahun, Produksi Pupuk Kaltim Capai 3,5 Juta Ton, 54 Persen dari Target Doc: Pupuk Kaltim
Ket. Memasuki pertengahan tahun 2025, Pupuk Kaltim berhasil mencatatkan kinerja produksi yang positif. Hingga 30 Juni 2025, total produksi yang telah direalisasikan mencapai 3.508.761 juta ton atau setara 54,5% dari target tahun ini

JAKARTA - Memasuki pertengahan tahun 2025, PT. Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) berhasil mencatatkan kinerja produksi yang positif. Hingga 30 Juni 2025, total produksi yang telah direalisasikan Pupuk Kaltim mencapai 3.508.761 juta ton atau setara 54,5% dari target tahun ini. Pencapaian ini menunjukkan komitmen Pupuk Kaltim dalam menjaga kinerja produksinya guna memastikan ketersediaan pupuk bagi petani serta mendukung ketahanan pangan nasional.

“Capaian produksi hingga pertengahan tahun ini menunjukkan keseriusan kami di Pupuk Kaltim dalam menjaga kesinambungan pasokan pupuk bagi petani. Kami terus memastikan ketersediaan stok agar kebutuhan sektor pertanian dapat dipenuhi secara optimal sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam menopang ketahanan pangan nasional,” tutur Direktur Operasi Pupuk Kaltim F. Purwanto pada Kamis, (10/7).

Purwanto menjelaskan bahwa hingga 30 Juni 2025, Pupuk Kaltim telah berhasil memproduksi Urea sebanyak 1.865.517 ton dan NPK sebanyak 149.882 ton. Sementara itu, untuk produk non-pupuk, produksi Amonia tercatat sebanyak 1.493.362 ton.

Dengan capaian yang sudah melebihi 50% hingga semester I ini, Pupuk Kaltim optimistis mampu memenuhi target produksi tahun 2025 sebesar 6,43 juta ton, yang terdiri dari 3,43 juta ton Urea, 2,71 ton Amonia dan 285 ribu ton NPK. Optimisme tersebut akan didukung oleh kapasitas produksi Urea yang mencapai 3,43 juta ton/tahun, kapasitas produksi Amonia 2,74 juta ton/tahun, serta kapasitas produksi NPK yang sebanyak 300 ribu ton/tahun.

Purwanto menambahkan Pupuk Kaltim akan terus meningkatkan kapasitas produksi dan mendorong efisiensi produksi melalui sejumlah proyek strategis. Salah satu proyek strategis yang tengah berlangsung adalah peremajaan (revamping) Pabrik Amonia PKT-2, yang ditargetkan selesai pada tahun 2025. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi energi secara signifikan. Selain itu, proyek ini juga diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 110 ribu ton pada tahun 2030.

Pupuk Kaltim juga tengah membangun pabrik baru di Fakfak, Papua Barat yang akan menambah kapasitas produksi pupuk Urea sebanyak 1,15 juta ton/tahun dan Amonia 825 ribu ton/tahun. Purwanto meyakini proyek-proyek strategis ini akan memperkuat peran perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan daya saing Pupuk Kaltim di tingkat global.

“Melalui pembangunan sejumlah proyek strategis, termasuk pabrik baru di Fakfak, kami berupaya meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Pupuk Kaltim untuk menopang ketahanan pangan nasional, mendorong efisiensi operasional, dan meningkatkan daya saing perusahaan,” ucap Purwanto.

Selain itu, Pupuk Kaltim mencatat kinerja penyaluran pupuk subsidi yang positif ke seluruh wilayah tanggung jawabnya. Hingga semester I 2025, total pupuk subsidi yang berhasil disalurkan sebanyak 500.484 ton, terdiri dari 349.029 ton Urea, 124.410 ton NPK dan 27.045 ton NPK Formula Khusus.

Untuk memastikan distribusi yang efisien dan efektif, Pupuk Kaltim memanfaatkan aplikasi i-Pubers yang memungkinkan penebusan pupuk subsidi hanya menggunakan KTP. Solusi ini mempermudah petani sekaligus menjamin akurasi penyaluran. Pengawasan distribusi turut diperkuat melalui koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait, guna menjamin kelancaran dan ketepatan penyaluran di lapangan. 

“Realisasi ini mencerminkan komitmen Pupuk Kaltim dalam menjalankan mandat pemerintah terkait penyaluran pupuk subsidi guna menunjang produktivitas pertanian nasional dan memperkuat ketahanan pangan,” kata Purwanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.