Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono Sengaja Tak Umumkan Program Pelatihan Kerja di Jakarta

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 12:40 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Sengaja Tak Umumkan Program Pelatihan Kerja di Jakarta Doc: Istimewa

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memilih untuk tidak secara terbuka mengumumkan program pelatihan kerja yang diselenggarakan di wilayahnya. Keputusan tersebut diambil guna menghindari lonjakan peserta secara tak terkendali, seperti yang sempat terjadi di Bekasi sebelumnya.

Dalam forum Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi di Ancol pada Kamis (10/7/2025), Pramono menyampaikan bahwa penurunan angka pengangguran sempat terjadi sebelum Lebaran, yakni mencapai hampir 25 persen. Namun, jumlah pengangguran kembali meningkat karena banyak warga masih menganggap Jakarta sebagai harapan bagi perbaikan nasib.

Gubernur menekankan bahwa solusi penanggulangan pengangguran di Jakarta difokuskan pada pemberian pelatihan kerja (job training) berbasis kapasitas masing-masing Individu. Program ini tersebar di tingkat kecamatan agar lebih terarah dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan bahwa pelatihan dijalankan tanpa pengumuman publik demi mencegah antrean besar peserta seperti contoh di Bekasi. Ia berharap pendekatan berbasis daerah ini dapat mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja tanpa menimbulkan kerumunan.

Ia juga menyebut pengalaman program PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) di masa lalu, di mana pendaftaran sempat dibanjiri pelamar hingga akhirnya proses pendaftaran dihentikan. “Saya bilang stop, stop, stop. Karena ini bisa membuat persoalan. Maka kemudian sistem yang dirubah,” kata Pramono.

Beberapa kepala daerah dan pejabat hadir dalam acara tersebut, termasuk Wakil Ketua KPK Johannis Tanak, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Banten Andra Soni, serta gubernur dari Lampung, Bangka Belitung, dan Sumatera Selatan.

Pramono menegaskan bahwa strategi ini menunjukkan bahwa penanganan pengangguran tidak hanya berbasis kuota, tetapi menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lokal di setiap kecamatan. Ia percaya pendekatan yang hati-hati dan tidak bombastis ini akan memberikan hasil lebih maksimal dalam menyiapkan lapangan kerja bagi warga Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Tambahan stok beras di Sumut

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Tambahan stok beras di Sumut

Ruang publik Alun-alun Kabupaten Bogor

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Ruang publik Alun-alun Kabu...
Ekonomi
Piala Dunia 2026 Dongkrak O...

Lima Kandidat Utama Juara Tunggal Putri Wimbledon 2026

34 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Lima Kandidat Utama Juara T...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.