Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Banjir Jabodetabek, Kementerian PU Kerahkan Pompa Mobile di 14 Titik

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 10:22 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Atasi Banjir Jabodetabek, Kementerian PU Kerahkan Pompa Mobile di 14 Titik Doc: Kementerian PU
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menerjunkan tim tanggap darurat serta mengerahkan pompa mobile di 14 titik wilayah terdampak banjir di Jabodetabek. Seluruh peralatan dipastikan siaga 24 jam untuk mempercepat surutnya genangan dan membantu evakuasi warga

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo merespon cepat penanganan banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Jabodetabek akibat hujan deras sejak Senin malam, 7 Juli 2025.

Menteri Dody mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim tanggap darurat sejak laporan pertama diterima.

“Kami segera menerjunkan tim tanggap darurat serta mengerahkan pompa mobile di 14 titik wilayah terdampak banjir. Seluruh peralatan kami pastikan siaga 24 jam untuk mempercepat surutnya genangan dan membantu evakuasi warga,” ujar Menteri Dody di Jakarta, Selasa (8/7).

Menteri Dody juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada, terutama di kawasan rawan banjir dan longsor. “Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami. Tim kami terus berada di lapangan memantau situasi dan memastikan penanganan berjalan optimal,” tambahnya.

Untuk memperkuat penanganan di lapangan, Menteri Dody telah menginstruksikan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane untuk berkoordinasi secara intensif dengan BNPB, BPBD, dan instansi terkait lainnya. Ia memastikan bahwa tim teknis terus bekerja maksimal agar genangan air dapat segera teratasi.

Pengerahan pompa mobile difokuskan pada daerah risiko tinggi di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang, khususnya di wilayah yang rutin dilanda banjir seperti Cipinang Melayu, Kampung Pulo, dan Ciledug.

Selain itu, Menteri Dody mengungkapkan bahwa tim juga tengah menangani dampak longsor di Cilember, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Longsor yang terjadi pada Sabtu (5/7) telah menelan satu korban jiwa.

“Penanganan longsor dilakukan secara manual karena medan sulit diakses alat berat. Kami juga sudah mendistribusikan karung pasir dan peralatan lainnya untuk mempercepat pembersihan material longsor,” tutup Menteri Dody. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.