Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos: Sekolah Rakyat Sasar Anak Jalanan

📅 Senin, 07 Jul 2025, 17:30 WIB | Oleh:
Kemensos: Sekolah Rakyat Sasar Anak Jalanan Doc: UGM

JAKARTA - Pemerintah menyebut anak jalanan menjadi salah satu target utama untuk mengikuti program Sekolah Rakyat. Mereka yang mengikuti program ini, akan merujuk Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diintegrasikan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Demikian disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial (Kemensos), Idit Supriadi Priatna pada Senin (7/7). Ia mengatakan, nantinya calon peserta didik akan diprioritaskan untuk mereka yang tergolong paling tidak mampu.

Mereka yang berasal dari desil 1 dan desil 2 atau kelompok paling miskin dalam DTSEN menjadi prioritas utama. Terutama anak-anak yang tidak lagi tercatat di Dapodik alias putus sekolah.

"Dalam desil 1 itu di dalamnya ada kemiskinan ekstrem, itu yang paling diutamakan. Bahkan anak-anak yang tidak daftar di Dapodik juga menjadi prioritas yang di jalanan-jalanan sendiri itu, yang tidak sekolah," kata dia.

Guna menyeleksi agar program ini bisa tepat sasaran, Kementerian Sosial membuat tim bersama Dinas Sosial setempat untuk turun langsung ke lapangan.

"Di tim kami ada ujung tombaknya, yakni para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang turun door to door ke masing-masing rumah," ujar dia.

Diketahui, program Sekolah Rakyat yang sekitar 100 unit akan mulai beroperasi 14 Juli 2025. Ini merupakan sekolah berasrama yang menyediakan pendidikan 100 persen gratis untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Seluruh biaya pendidikan, akomodasi, dan kebutuhan dasar siswa ditanggung oleh negara. Program ini merupakan kebijakan afirmatif pemerintah untuk memuliakan keluarga miskin dan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari kelompok ekonomi terendah.

Pelaksanaan Sekolah Rakyat dikoordinasikan Kementerian Sosial. Sedangkan rekrutmen guru dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Agama (Kemenag). ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Arsenal Kejar Hasil Sempurna Pramusim

16 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Kejar Hasil Sempurn...

Cadangkan Pemain yang Tak Maksimal

26 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Cadangkan Pemain yang  Tak ...
Megapolitan
Tangerang Siaga Penuh Hadap...
Megapolitan
“Preventive Strike” Tak...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.