Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung MICE, Kudus Prioritaskan Anggaran Efisien

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung MICE, Kudus Prioritaskan Anggaran Efisien Doc: Antara
Ket. Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat berjabat tangan dengan Kepala Desa Berugenjang Kiswo saat ekspo UMKM di Alun-alun Kudus, Jawa Tengah.

Kudus - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menegaskan komitmennya mendukung sektor MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition) dengan tetap menerapkan prinsip efisiensi.

"Meskipun Kementerian Dalam Negeri mengizinkan pemerintah kabupaten/kota menggelar rapat di hotel dan restoran, tetapi kami tetap menerapkan prinsip efisiensi dengan memaksimalkan pemanfaatan fasilitas milik daerah sebelum memutuskan penggunaan hotel atau fasilitas komersial lainnya," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menanggapi kebijakan Kemendagri yang mengizinkan penggunaan hotel untuk menggelar kegiatan atau rapat di Kudus, Minggu (6/7).

Ia mengungkapkan penggunaan hotel hanya akan dilakukan apabila kegiatan bersifat sangat penting dan krusial.

"Hal penting-penting saja yang pakai hotel, kalau tidak ya kita manfaatkan aset-aset yang sudah dimiliki. Kita punya rumah wakil bupati, pendopo kabupaten, Taman Budaya di Bae, balai desa, Hotel Graha Muria Colo, serta tempat pelatihan Sonyawarih pun bisa digunakan," tegasnya.

Langkah ini, kata Sam'ani, dilakukan sebagai bagian dari strategi efisiensi anggaran, meskipun ada dorongan dari Kementerian Dalam Negeri untuk mendukung geliat sektor pariwisata dan perhotelan di daerah.

"Walaupun ada saran dari Kemendagri, tetap kita utamakan efisiensi. Kita manfaatkan dulu aset-aset yang sudah ada milik Pemerintah Kabupaten Kudus," ujarnya.

Meskipun demikian, dia juga mengakui bahwa perkembangan industri perhotelan di Kudus cukup positif. Hal ini ditunjang oleh banyaknya agenda dan ajang berskala lokal hingga nasional yang digelar di Kabupaten Kudus.

"Perkembangan hotel di Kudus sebetulnya juga lumayan. Apalagi kita tahu ada banyak acara rutin, seperti lomba panahan, sepak bola wanita, atletik, hingga seleksi beasiswa bulu tangkis," ujarnya.

Dengan pendekatan efisiensi ini, Pemkab Kudus berupaya menjaga keseimbangan antara mendukung sektor ekonomi kreatif dan pariwisata, serta memastikan pengelolaan anggaran daerah tetap efektif dan tepat sasaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.