Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dispar Jayapura Apresiasi Kemandirian Masyarakat Kembangkan Ekowisata

📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 20:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dispar Jayapura Apresiasi Kemandirian Masyarakat Kembangkan Ekowisata Doc: ANTARA
Ket. Wisatawan beristirahat di bebatuan pada tepian sungai saat menyusuri Sungai Kladili di Kampung Sereh, Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, Papua.

SENTANI – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, mengapresiasi inisiatif dan kemandirian masyarakat Kampung Sereh dalam mengembangkan potensi ekowisata berbasis budaya lokal di kawasan hutan sagu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, Sabtu (5/7), mengatakan masyarakat Kampung Sereh mampu menggali potensi lingkungan sekaligus menjaga kelestarian alam melalui pengelolaan ekowisata yang berkelanjutan.

"Kami memberi apresiasi tinggi atas kemandirian warga Kampung Sereh yang tidak menunggu bantuan pemerintah, tetapi bergerak sendiri mengelola hutan sagu sebagai destinasi wisata edukatif," katanya.

Menurut Elisa, pendekatan berbasis masyarakat menjadi kunci pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Jayapura, terutama di wilayah kampung-kampung adat yang masih memegang nilai-nilai kearifan lokal.

"Keberhasilan Kampung Sereh dapat menjadi contoh bagi kampung lain dalam menjadikan potensi alam dan budaya sebagai kekuatan ekonomi baru tanpa merusak lingkungan," ujarnya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Pengelola Ekowisata Hutan Sagu Ebha Hekhe Kampung Sereh, Jimmy Ondikleuw, menjelaskan kegiatan ekowisata yang dirintis ini memadukan pengalaman wisata, edukasi lingkungan, dan pelestarian sagu sebagai sumber pangan lokal masyarakat Sentani.

"Kami menyuguhkan wisata berjalan kaki di hutan sagu, atraksi mengolah pangan lokal oleh mama-mama kampung, mendaki gunung dan melihat kebun sayuran," katanya.

Dia menambahkan, ekowisata ini juga membuka peluang kerja bagi pemuda lokal, meningkatkan penghasilan masyarakat, serta memperkuat identitas budaya Sentani yang terkait erat dengan hutan sagu.

"Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan hutan sagu, dan mengedukasi generasi muda agar kearifan lokal ini tetap lestari dari generasi ke generasi berikutnya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.