Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Indramayu Normalisasi 13 Muara Sungai dukung Sektor Perikanan

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 18:30 WIB | Oleh:
Pemkab Indramayu Normalisasi 13 Muara Sungai dukung Sektor Perikanan Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Ilustrasi kondisi muara sungai di Indramayu, Jawa Barat.

INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, melakukan normalisasi di 13 muara sungai guna menjaga kelancaran aktivitas nelayan serta mendukung keberlanjutan sektor perikanan di wilayah pesisir.

Bupati Indramayu Lucky Hakim di Indramayu, Selasa, mengatakan normalisasi ini dilakukan menggunakan kapal keruk milik pemerintah daerah untuk mengatasi pendangkalan yang kerap menyulitkan kapal nelayan keluar masuk muara.  

“Saya sudah meninjau langsung proses pengerukan di Muara Sungai Prajagumiwang, Karangsong. Normalisasi dilakukan sejak Jumat kemarin,” katanya.

Ia menjelaskan kondisi muara di Karangsong sudah mengalami pendangkalan cukup parah. Sedimentasi lumpur makin tinggi sehingga kapal nelayan harus antre panjang dan menghambat aktivitas mereka. 

Menurut dia, pengerukan tidak dapat sepenuhnya mengatasi persoalan yang bersumber dari faktor alam.

Namun demikian, Lucky menyebutkan upaya normalisasi tetap harus dilakukan secara berkelanjutan agar dampaknya terhadap nelayan bisa diminimalkan.

Selain pengerukan, kata dia, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah langkah pendukung lain.  

Ia mengatakan upaya tersebut berupa peninggian akses jalan menuju pelabuhan, penanaman mangrove sebagai pelindung alami pesisir, hingga rencana pembangunan kolam labuh dan pasar ikan yang lebih higienis.

“Langkah-langkah ini bagian dari komitmen kami dalam membangun ekosistem maritim yang lebih tertata, sehat, dan menguntungkan bagi nelayan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Indramayu Edi Umaedi menyampaikan titik-titik lain yang masuk dalam program pengerukan ini meliputi muara Sungai Glayem, Lombang, Limbangan, Eretan Wetan, Eretan Kulon, dan beberapa lokasi lainnya di pesisir Indramayu.

“Normalisasi akan dilakukan secara bertahap sesuai tingkat urgensi dan kondisi lapangan. Target kami, seluruh muara yang bermasalah bisa tertangani,” kata Edi.

Ia menambahkan, normalisasi muara pun berfungsi mendukung efektivitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI), serta mengurangi risiko banjir di kawasan pesisir saat musim hujan tiba.

“Dengan langkah tersebut, kami berharap aktivitas ekonomi maritim di Karangsong dan wilayah pesisir lainnya dapat kembali berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemberdayaan Petani Padi Me...
Nasional
MPLS Harus Bebas Praktik Pe...
Luar Negeri
Asean Harapkan Kemajuan dal...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.