Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korsel Dilanda Gelombang Udara Terpanas Sejak 1904

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 23:33 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Korsel Dilanda Gelombang Udara Terpanas Sejak 1904 Doc: YONHAP News

SEOUL - Suhu udara harian rata-rata bulan Juni mencapai titik tertinggi di seluruh daerah di Korea Selatan.

Badan Meteorologi Korea Selatan menyatakan hari Selasa (1/7) bahwa suhu udara harian rata-rata pada hari Senin (30/6) di Busan mencapai 26,2 derajat Celsius, dan udara tersebut paling tinggi di bulan Juni setelah rekor terkait tercatat sejak bulan April tahun 1904 lalu.

Bahkan dari 97 lokasi pengamatan cuaca, 59 unit diantaranya memperbarui rekor suhu udara pada bulan Juni.

Berdasarkan analisis, gelombang panas di Korea Selatan dipengaruhi oleh antisiklon Pasifik Utara sehingga udara panas dan lembap masuk ke Korea Selatan.

Akibat gelombang panas, mulai tanggal 15 Juni, jumlah pasien akibat suhu panas tinggi mencapai 425 orang, 3 diantaranya meninggal dunia.

Diantara 425 orang pasien, 76,5% adalah laki-laki, dan 29,6% dari total pasien merupakan kalangan lansia yang berusia 65 tahun ke atas.

Kementerian Keamanan dan Administrasi Publik menyatakan bahwa peringatan siaga gelombang panas ekstrem dikeluarkan ke 145 lokasi pada hari Senin lalu, sehingga pihaknya menaikkan level peringatan dari 'siaga' ke 'awas'. KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pemerintah Perlu Perkuat Pe...
Megapolitan
Urban Farming Hapus Citra B...
Luar Negeri
Trump Yakin Teheran Izinkan...
Luar Negeri
Jepang Layangkan Protes ata...
Nasional
Pemerintah Perlu Percepat E...
Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.