‘Jangan Kalah dari Singapura!' Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara Disambut Restu Presiden Prabowo
📅 Selasa, 01 Jul 2025, 08:50 WIB | Oleh: Andriani Nuraini
Doc: Antara Foto
Gianyar, Bali - Harapan besar pembangunan North Bali International Airport (Bandara Internasional Bali Utara) semakin nyata setelah mendapatkan dukungan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Kini, proyek ini tinggal menunggu penetapan lokasi resmi oleh Kementerian Perhubungan—merupakan pencapaian signifikan dalam wujudkan toleransi dan pemerataan pembangunan di Bali Utara.
Presiden Beri Restu Tegas
Menko Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menyampaikan secara tegas bahwa Presiden Prabowo telah menyetujui segera mewujudkan rencana pembangunan bandara ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Bali Utara, yang selama ini tertinggal dibanding selatan. Prabowo menekankan perlunya meningkatkan daya saing Bali agar “tidak kalah dengan negara tetangga”, dan lokasi ini akan mendukung pariwisata, budaya, serta konektivitas internasional.
Masuk Rencana Pembangunan Nasional
Bandara Bali Utara kini telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti Erwanto Hariwibowo menyatakan dokumen teknis dan kesiapan lokasi telah terpenuhi dan optimis groundbreaking dari rencana ini bisa dimulai dalam beberapa bulan mendatang.
Infrastruktur Pendukung Siap Digarap
Bandara yang digagas PT BIBU Panji Sakti ini tidak hanya akan berdiri sendiri, tetapi akan dilengkapi infrastruktur pendukung seperti:
• Jalan akses dan transportasi
• Akomodasi berstandar internasional, semuanya dibangun dengan menjaga harmoni budaya lokal.
Dampak: Pariwisata & Kesejahteraan Lokal
Menurut Menko PM, bandara ini diharapkan mendorong:
• Peningkatan konektivitas ke destinasi wisata di Bali Utara
• Kesetaraan ekonomi antara Bali Utara dan Bali Selatan
• Peningkatan daya saing internasional, terutama dari sisi pariwisata dan logistic.
Kini proses menunggu penetapan lokasi (penlok)*dari Kementerian Perhubungan menjadi langkah krusial berikutnya. Setelah penlok, diharapkan pembangunan fisik dapat segera dimulai, merealisasikan mimpi keseimbangan pembangunan di Pulau Dewata.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!