Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Elisa Kambu Minta Pemkab Maybrat Antisipasi Isu Provokatif

📅 Senin, 30 Jun 2025, 19:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Elisa Kambu Minta Pemkab Maybrat Antisipasi Isu Provokatif Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu.

SORONG – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Maybrat agar mengantisipasi berbagai isu provokatif yang berpotensi timbulnya konflik sosial di wilayah tersebut.

"Kita sudah melihat langsung kondisi masyarakat di Kampung Kisor sudah aman. Tetap jaga supaya jangan terulang kembali seperti waktu itu," kata Elisa di Sorong, Senin (30/6).

Menurut dia, pemerintah kabupaten harus proaktif mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terkontaminasi dengan kelompok yang berseberangan dengan NKRI. 

Upaya tersebut tidak terlepas dari dukungan aparat kepolisian, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat guna menciptakan Maybrat yang aman dan kondusif.

"Jangan mudah terprovokasi dengan satu atau dua orang yang masih berbeda pandangan dengan pemerintah," ucap Elisa.

Bupati Maybrat, Karel Murafe, menyebut upaya pemulangan pengungsi pascakontak senjata antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan TNI/Polri sudah dilakukan sejak tahun 2021.

Kurang lebih 1.400 orang pengungsi sudah kembali ke masing-masing kampung yang tersebar di Distrik Aifat Selatan, Aifat Timur Tengah, Aifat Timur, Aifat Timur Jauh dan Aifat Timur Selatan.

"Aktivitas masyarakat, layanan kesehatan, dan pendidikan sudah berjalan seperti biasa," ujar Karel.

Sebaiknya Anda baca juga:

Menurut dia, pemulangan para pengungsi menjadi prioritas pemerintah daerah dan hal itu dilakukan secara bertahap, karena pengungsi memerlukan dukungan mental dan keyakinan.

Pemerintah daerah juga menyerap aspirasi pengungsi yang menginginkan adanya penerangan listrik, perbaikan infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan, dan pendidikan secara maksimal.

"Keamanan masyarakat Maybrat menjadi prioritas kami, dan itu kami pastikan sebab sudah menjadi program prioritas kami," ujarnya.
 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.