Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukung Peningkatan Produksi Susu Nasional, JAPFA Bersama Greenfields Distribusikan 1.100 Ekor Sapi Perah Bunting ke Peternak Lokal

📅 Senin, 30 Jun 2025, 20:40 WIB | Oleh:
Dukung Peningkatan Produksi Susu Nasional, JAPFA Bersama Greenfields Distribusikan 1.100 Ekor Sapi Perah Bunting ke Peternak Lokal Doc: Greenfields
Ket. Sebanyak 1.100 ekor sapi crossbreed Australia tiba di Pelabuhan DABN Probolinggo pada tanggal 28 Juni 2025.

JAKARTA – Saat ini produksi Susu Segar Dalam Negeri (SSDN) belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Kebutuhan susu tanah air baru mencapai sekitar 21% dari kebutuhan nasional, yang mencapai 4,6 juta ton per tahun.


Mendukung program pemerintah untuk meningkatkan produksi susu nasional, JAPFA melalui anak usahanya PT Santosa Agrindo Lestari (Santori) memfasilitasi impor 1.100 ekor sapi perah bunting persilangan Holstein dan Jersey dari Australia.


Pengadaan sapi tersebut dilakukan dengan berkolaborasi dengan PT Greenfields Dairy Indonesia (Greenfields). Keseluruhan sapi ini akan didistribusikan ke peternak lokal di bawah naungan program Kemitraan Sapi Perah Greenfields (KSG) untuk meningkatkan populasi sapi perah dan memberdayakan peternak sapi perah lokal.


Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Agung Suganda, menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan populasi sapi perah hingga satu juta ekor pada tahun 2029 melalui Program Peningkatan Produksi Susu dan Daging Nasional (P2SDN).


“Melalui P2SDN, pemerintah ingin memperkuat ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor produk olahan susu. Pemerintah membuka ruang kolaborasi dengan investor ataupun pemangku kepentingan lainnya, khususnya produsen, seperti yang dilakukan JAPFA dan Greenfields. Kami juga mendorong sektor perbankan untuk mendukung melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi peternak mitra,” ujar Agung melalui siaran pers pada hari Senin (30/6).


Dalam kolaborasi ini, JAPFA mengambil peran penting dalam pembiayaan pra-impor sapi dan bekerja sama dengan Greenfields melakukan proses seleksi sapi sebelum dikirimkan ke Indonesia. Inisiatif ini adalah impor skala besar pertama yang mendatangkan 1.100 ekor sapi perah bunting persilangan Holstein dan Jersey ke Indonesia.


Sebagai hasil persilangan dua jenis sapi perah dengan sifat genetik unggul, sapi perah crossbreed ini memiliki banyak keistimewaan, seperti: produktivitas dan kualitas susu yang baik, harga yang lebih terjangkau; interval kelahiran yang lebih pendek dan usia produktif yang lebih lama; ukuran tubuh sedang sehingga lebih cocok untuk dimiliki peternak lokal karena biaya pakan yang lebih ekonomis; dan adaptif dengan wilayah beriklim tropis.


“Kami harap program ini menjadi sebuah terobosan baru yang menjanjikan untuk mendorong produksi SSDN di masa depan. Melalui inisiatif ini, JAPFA dan Greenfields terus menunjukkan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam membangun kemandirian sektor daging dan susu nasional. Kami percaya bahwa kolaborasi erat antara swasta dan peternak lokal dapat menghasilkan dampak yang berkelanjutan bagi ketahanan pangan Indonesia” ujar Rachmat Indrajaya, Direktur JAPFA.


CEO Greenfields Akhil Chandra, mengatakan nantinya sapi bunting yang diimpor akan didistribusikan kepada 120 peternak lokal di bawah Kemitraan Sapi Perah Greenfields (KSG) yang tersebar di Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu.


“Kami akan menyerap seluruh hasil susu dari peternak mitra serta memberikan pendampingan teknis kepada para peternak dan dukungan berkelanjutan. Diharapkan peternak mitra kami dapat meningkatkan kapasitas produksi secara berkelanjutan dan akhirnya ikut berkontribusi pada peningkatan produksi SSDN,” katanya.

Sebelum diserahkan kepada peternak, seluruh sapi akan menjalani masa karantina selama dua minggu di fasilitas karantina JAPFA di Probolinggo, guna memastikan kesehatan sapi dan adaptasi lingkungan yang optimal.

Salah satu peternak mitra Greenfields, Ida Widiyawati, Ketua Kelompok Peternak di Wagir, Kabupaten Malang, mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif ini. Pihaknya sangat mengapresiasi upaya JAPFA dan Greenfields yang telah memfasilitasi pembelian sapi perah dari Australia.

“Sapi-sapi ini memiliki kualitas sangat baik dan cocok untuk iklim di daerah kami. Harapan saya, semoga program ini terus berlanjut dan makin banyak peternak lokal yang mendapatkan manfaatnya agar kami bisa lebih mandiri dan produktif,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.