Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjarmasin Edukasi Masyarakat Soal Raperda Perlindungan Perempuan di Daerah Terpencil

📅 Senin, 30 Jun 2025, 08:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjarmasin Edukasi Masyarakat Soal Raperda Perlindungan Perempuan di Daerah Terpencil Doc: Antara Foto
Ket. Anggota DPRD Kota Banjarmasin Feri Hidayat saat menggelar reses masa sidang ke-2 tahun 2025 sekaligus sosialisasi Raperda tentang perlindungan perempuan dan anak di Jalan Simpang Layang Dalam RT 07, Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur,

DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan mensosialisasikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perlindungan perempuan dan anak hingga masyarakat di pelosok.

Ketua Panitia Khusus DPRD Kota Banjarmasin tentang Raperda tersebut Feri Hidayat di Banjarmasin, Minggu, menyampaikan, masyarakat hingga pinggiran kota harus tahu dibuatnya aturan ini hingga bisa terlibat memberikan masukan dan lainnya.

"Saya pada setiap kegiatan reses selalu menyampaikan tentang adanya Raperda ini, agar masyarakat hingga di daerah pinggiran tahu adanya Raperda ini," ujarnya.

Sebagaimana kegiatan reses masa sidang kedua periode 2025 dilaksanakan di Jalan Simpang Layang Dalam RT 07, Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur, wilayah pinggiran kota yang berbatasan dengan Kabupaten Banjar, menyisipkan sosialisasi raperda tersebut.

"Sama halnya di lokasi reses lainnya diantaranya di Jalan Pramuka KM 6 RT 29, Pemurus Luar, juga disisipkan materi sosialisasi Raperda tersebut," ujar Feri.

Dia menyampaikan, Raperda tentang perlindungan perempuan dan anak ini pembahasannya sudah memasuki finalisasi, tentunya penting masyarakat ketahui.

"Di draf Raperda ini ada pasal pencegahan, pasal perlindungan hingga penindakan atau sanksi," ucapnya.

Feri menyatakan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Banjarmasin terus meningkat setiap tahun, sehingga menjadi perhatian bersama agar aturan tersebut menekan kasus secara signifikan.

"Dengan dukungan seluruh masyarakat, kita yakin semua bisa saling menjaga, khususnya bagi perempuan dan anak yang dicintai," ujarnya.

Selain terkait itu, Feri menyampaikan cukup banyak aspirasi masyarakat yang diserapnya saat turun reses atau berdialog langsung ke masyarakat tersebut, diantaranya terkait bantuan sosial yang belum merata didapatkan warga yang berhak.

Selain itu terkait semakin mahal harga gas elpiji 3 Kg karena persediaan jarang di pasaran, serta infrastruktur jalan, siring sungai dan jembatan.

"Semua aspirasi masyarakat kita tampung, tentunya kita akan perjuangkan untuk bisa diwujudkan," demikian katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.