Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mandi Keris, Tradisi Unik Lombok Barat Jadi Daya Tarik Wisata Baru

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mandi Keris, Tradisi Unik Lombok Barat Jadi Daya Tarik Wisata Baru Doc: Antara
Ket. Ketua Majelis Adat Sasak Lalu Sajim Sastrawan menggenggam sebilah keris dengan warangka berbalut warna emas dan butiran batu permata sesaat menjelang ritual basuh keris di Desa Kebon Ayu, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu.

Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat di Nusa Tenggara Barat menawarkan upaya menata tradisi mandi keris yang rutin dilakukan masyarakat Suku Sasak agar bisa menjadi destinasi wisata menarik yang bisa dinikmati oleh para turis.

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini mengatakan ritual budaya memandikan keris potensial untuk masuk ke dalam kalender pariwisata daerah.

"Jika acara itu masuk dalam kalender pariwisata Lombok Barat tentu menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung, sehingga bisa menghasilkan pendapatan asli daerah bagi Lombok Barat," ujarnya dalam pernyataan di Lombok Barat, Minggu (29/6).

Zaini menuturkan pelestarian budaya leluhur perlu dilakukan secara bersama oleh masyarakat maupun juga pemerintah. Dengan demikian, ritual adat yang mengakar kuat dan rutin diadakan bisa ditampilkan untuk menarik kunjungan wisatawan ke Lombok Barat.

Hal itu juga sebagai wadah untuk mempromosi agenda-agenda budaya tahunan agar bisa dinikmati oleh masyarakat maupun para wisatawan mancanegara.

Pemerintah Lombok Barat memberikan ruang bagi kegiatan budaya dan tradisi lokal untuk eksis ke luar melalui pengemasan agar lebih menarik.

"Mari kita semua mengambil peran dengan segala potensi dan kemampuan yang dimiliki untuk mensosialisasikan serta mempromosikan kegiatan-kegiatan seperti ini, sehingga memiliki daya tarik yang luar biasa untuk pembangunan Lombok Barat ke depan," kata Bupati Zaini.

Lombok Barat menyumbang tujuh acara dari 58 acara yang masuk ke dalam kalender pariwisata Nusa Tenggara Barat pada 2025, di antaranya Festival Perang Topat, Festival Lebaran Topat, maupun Senggigi Sunset Jazz.

Pada 28 Juni 2025, Majelis Adat Sasak bersama Pemerintah Lombok Barat menggelar ritual budaya mandikan keris di Taman Narmada. Kawasan itu merupakan taman yang dibangun oleh Raja Mataram Lombok bernama Anak Agung Ngurah Karang Asem pada tahun 1727.

Ketua Majelis Adat Sasak Lalu Sajim Sastrawan mengatakan masyarakat Suku Sasak selalu memberikan perhatian khusus pada keris setiap masuk bulan Muharram.

Ritual memandikan keris adalah salah satu ekspresi budaya dalam rangka melestarikan dan mengembangkan benda cagar budaya kekayaan intelektual milik masyarakat Suku Sasak. Keunikan setiap lekuk bilah, pamor, hingga ukiran warangka menjadi daya tarik wisata budaya di Pulau Lombok.

Kegiatan memandikan keris dimulai selepas Isya sekitar pukul 20.00 WITA dan berlangsung hingga dini hari. Para sesepuh dan tokoh adat memimpin upacara pemandian keris dan benda-benda pusaka lain, seperti tombak dan pedang.

"Kegiatan itu bukanlah milik pemerintah daerah komunitas maupun individu, namun kerja bersama. Jangan menjadi penonton di rumah sendiri, ikutlah berperan dalam membangun budaya untuk daerah Lombok Barat," pungkas Sajim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

1 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Luar Negeri
Jepang akan Ganti 5 Reaktor...
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.