Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Nanggroe Inisiasi Museum Dirgantara untuk Lestarikan Sejarah Penerbangan di Aceh

📅 Jumat, 27 Jun 2025, 15:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wali Nanggroe Inisiasi Museum Dirgantara untuk Lestarikan Sejarah Penerbangan di Aceh Doc: Antara Foto
Ket. Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haythar saat berkunjung ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala di Yogyakarta, Kamis (26/6/2025).

Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haythar menjajaki pendirian museum Dirgantara untuk Aceh sebagai upaya pelestarian sejarah dan pendidikan bagi generasi muda di tanah rencong.

"Wali Nanggroe menyampaikan rencana untuk mendirikan museum Dirgantara di Aceh," kata Kabag Kerja sama dan Humas Wali Nanggroe Aceh Zulfikar Idris yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat.

Terhadap rencana tersebut, Wali Nanggroe telah melakukan kunjungan kerja ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala di Yogyakarta pada Kamis (26/6), serta bertemu dengan Kasi Konservasi Museum Dirgantara Letkol Sus Rejiyati.

Usai kunjungan, Tgk Malik Mahmud mengungkapkan ketertarikannya terhadap koleksi museum yang sangat lengkap tersebut, mulai dari pesawat-pesawat masa perang dunia hingga pesawat tempur modern.

Ia juga mengenang pengalaman masa kecilnya di Singapura, saat melihat pesawat Zero Fighter milik Jepang yang disembunyikan di dekat rumahnya. Hal itu memperkuat komitmennya untuk menghadirkan ruang edukasi Dirgantara di Aceh.

“Dengan adanya museum seperti ini di Aceh, anak-anak kita tidak perlu jauh-jauh ke Jawa untuk melihat dan mempelajari sejarah Dirgantara. Ini penting bagi pembangunan karakter dan wawasan generasi muda,” ujarnya.

Tgk Malik berharap TNI Angkatan Udara dapat mendukung dan membantu mewujudkan museum Dirgantara tersebut di Aceh.

Dirinya menegaskan Aceh memiliki catatan penting dalam sejarah penerbangan nasional dan perlu diangkat kembali sebagai bagian dari identitas keilmuan daerah.

Dalam waktu dekat, Wali Nanggroe menegaskan segera membicarakan wacana ini dengan Pemerintah Aceh, sehingga dapat direalisasikan untuk menghidupkan kembali sejarah dan membangun akses pengetahuan bagi generasi muda Aceh

"Pendirian museum Dirgantara di Aceh diharapkan menjadi simbol baru kemajuan pendidikan dan pelestarian budaya teknologi di Aceh," ujar Tgk Malik Mahmud.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.