Pariwisata di Bali Tak Terdampak Konflik Iran-Israel
📅 Kamis, 26 Jun 2025, 09:13 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
JAKARTA - Pemerintah Provinsi Bali mengatakan konflik Iran-Israel belum berdampak signifikan terhadap kedatangan wisatawan mancanegara ke pulau itu.
"Kunjungan wisatawan masih kuat dan stabil. Namun, kami masih memantau situasi global ke depannya," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya di Bali, Rabu (25/6).
Meskipun begitu, ia menekankan pemerintah akan terus mencermati situasi di Timur Tengah yang masih belum stabil.
Kehati-hatian pemerintah menyusul pembatalan penerbangan langsung Qatar Airways dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali ke Doha, Qatar yang dijadwalkan pukul 19.20 (WITA) pada hari Selasa.
Penerbangan dibatalkan karena meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah menyusul konflik Iran-Israel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rute penerbangan Timur Tengah termasuk Doha (Qatar), Dubai (Uni Emirat Arab/UEA), dan Abu Dhabi (UEA), merupakan pusat transit utama bagi para wisatawan, terutama dari Eropa, ke Bali.
Sebagai alternatif, wisatawan Eropa dapat mengambil penerbangan langsung ke Bali dari Istanbul, Turki.
Meski ada kekhawatiran terkait situasi geopolitik, sektor pariwisata Bali menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Menurut Badan Pusat Statistik Bali, kedatangan wisatawan asing di pulau itu melampaui dua juta dalam periode Januari hingga April 2025, menandai peningkatan 10,55 persen dari tahun ke tahun (yoy).
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama periode tersebut, Australia, India, dan Tiongkok muncul sebagai tiga negara asal pariwisata teratas.
Pada bulan April saja, Bali menyambut 587 ribu wisatawan mancanegara, termasuk sekitar 140 ribu wisatawan asal Australia, 50 ribu wisatawan India, 45 ribu wisatawan Tiongkok, 32 ribu wisatawan Inggris, dan 26 ribu wisatawan Prancis.
Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melaporkan, saat ini terdapat 52 maskapai penerbangan yang beroperasi di pulau itu, 46 maskapai di antaranya melayani rute internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!