Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hanya Gara-gara Layang-layang Gangguan Operasional Kereta Whoosh Meningkat

📅 Rabu, 25 Jun 2025, 10:58 WIB | Oleh:
Hanya Gara-gara Layang-layang Gangguan Operasional Kereta Whoosh Meningkat Doc: Humas KCIC

JAKARTA - Memasuki masa liburan sekolah, KCIC mencatat lonjakan gangguan operasional Whoosh akibat layang-layang. Sebanyak 50 insiden terjadi sepanjang Juni 2025, mengganggu jadwal perjalanan.

Salah satu kasus terparah terjadi 23 Juni lalu yang menyebabkan keterlambatan 50 menit. Eva Chairunisa dari KCIC menyatakan gangguan meningkat tiga kali lipat sejak April.

"Bulan biasa hanya 7-8 kasus, kini lebih dari 20 per bulan," ujar Eva, Selasa (24/6).

Aktivitas bermain layang-layang di dekat rel menjadi penyebab utama.Layang-layang yang tersangkut di kabel listrik berpotensi menyebabkan korsleting. Kereta harus diperlambat atau dihentikan untuk memastikan keamanan.

Wilayah Bandung Barat hingga Tegalluar menjadi titik rawan gangguan. Permukiman padat dan aktivitas anak meningkat saat liburan memperparah situasi.

KCIC telah melakukan 20 kali sosialisasi ke warga sejak April. Edukasi bahaya bermain di dekat rel menjadi fokus utama.

Sebanyak 530 petugas disiagakan untuk patroli 24 jam sepanjang jalur. Mereka bertugas mencegah aktivitas berbahaya seperti bermain layang-layang.

Kerja sama dengan TNI-Polri diperkuat untuk pengamanan terpadu. Pemantauan melalui 1.773 CCTV juga membantu deteksi dini ancaman.

"Radius 500 meter dari rel harus steril dari layang-layang," ucap Eva.

Kecepatan Whoosh 350 km/jam membuat benda asing sangat berbahaya.

Orang tua dan guru diminta lebih waspada mengawasi anak. Liburan sekolah seharusnya tak mengorbankan keselamatan transportasi umum.

KCIC berkomitmen menjaga operasional Whoosh tetap lancar. Semua pihak harus bekerja sama meminimalisir gangguan.

"Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," kata Eva.

Imbauan ini penting untuk keselamatan semua penumpang. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
KAI Terapkan ISO 27001 demi...

Maroon 5 Bakal Konser di Jakarta

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Maroon 5 Bakal Konser di Ja...

Lebih dari 150 Perusahaan Meramaikan Fun Asia Expo 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Lebih dari 150 Perusahaan M...
Luar Negeri
Slovakia Minta Uni Eropa Fo...
Daerah
BNPB Umumkan Banjir di Kota...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.