Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perempuan Dayak Melawan Dampak Tambang Batu Bara dengan Kebun Cabai

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ketiga, dukungan kebijakan perlu diarahkan pada inisiatif akar rumput seperti ini. Jangan hanya fokus pada pencapaian target angka transisi, tapi juga pada keadilan sosial dan ekologi.

Dalam konteks global, Indonesia telah menyatakan komitmen melalui Paris Agreement dan skema Just Energy Transition Partnership (JETP). Tapi komitmen ini perlu dibumikan dengan memerhatikan masyarakat—terutama perempuan adat dan komunitas terdampak.

Transisi energi yang adil memerlukan langkah bertahap, dukungan program yang terarah, kemitraan inklusif, dan komitmen nyata dari semua pihak.

Perjalanan perempuan suku Dayak Basap membuktikan bahwa di wilayah yang bergantung pada batu bara, transisi energi yang adil itu mungkin terjadi. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada seberapa kuat dukungan yang diberikan dan apakah ia benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta dipimpin oleh komunitas lokal yang kuat.The Conversation

Aidy Halimanjaya, Assistant lecturer, Universitas Katolik Parahyangan dan Priscillya Hotma, Research Assistant, Universitas Padjadjaran

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

17 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...
Luar Negeri
Tiongkok Waspadai Risiko Ke...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.