Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pasaman Barat bentuk pokdarwis tingkatkan sadar wisata

📅 Sabtu, 21 Jun 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Pemkab Pasaman Barat bentuk pokdarwis tingkatkan sadar wisata Doc: ANTARA/Altas Maulana.
Ket. Sekelompok anak pramuka memungut sampah di objek wisata Pantai Sikabau Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat yang memiliki pantai yang indah.

Simpang Empat, 21/6 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat telah membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) di sejumlah daerah lokasi objek wisata yang ada di daerah itu dalam rangka memberikan edukasi ke masyarakat tentang sadar wisata.

"Kelompok sadar wisata telah kita bentuk dan latih. Saat ini evaluasi terus dilakukan agar kualitas pokdarwis yang ada terus meningkat," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat Afrizal di Simpang Empat, Sabtu.

Dia mengatakan, anggota kelompok sadar wisata yang ada di nagari wisata seperti di Sasak, Sikabau dan Air Bangis telah dilatih dan mereka siap untuk menjaga pengunjung.

"Kami mengharapkan anggota kelompok sadar wisata dapat bekerja maksimal demi kenyamanan pengunjung dan meningkatkan sadar wisata," katanya.

Menurut dia, keberadaan pokdarwis sangat penting dalam upaya mencapai target 60 ribu orang lebih kunjungan wisatawan selama 2025.

"Untuk 2024 lalu tingkat kunjungan wisatawan 40 ribu orang lebih. Untuk 2025 kita naikkan target menjadi 60 ribu kunjungan," katanya.

Ia mengatakan, untuk mencapai target itu pihaknya secara bertahap membenahi objek wisata yang ada khususnya objek wisata pantai

Destinasi pantai barat khatulistiwa itu meliputi wisata pantai mulai dari Katiagan, Mandiangin, Muaro Bingung Kinali, Pantai Sasak, Pantai Maligi, Sikilang, Sikabau dan Pantai Air Bangis.

Pantai Air Bangis itu berada di Kecamatan Sungai Beremas yang berjarak sekitar 70 kilometer dari Ibu Kota Pasaman Barat, Simpang Empat.

Selain bisa menikmati keindahan pantai Air Bangis, di lokasi itu juga menawarkan pusat kerajinan ibu-ibu berupa sulaman "bonang omeh" (benang emas), pengolahan ikan asin dan kerajinan batik di Deda Baru.

Lalu Pantai Sasak dengan pilihan pohon seribu dan Pantai Indah Maligi dengan hamparan pasir putih.

Lokasi itu berada di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia yang berjarak sekitar 20 kilometer lebih dari Simpang Empat.

Pantai ini selalu ramai dikunjungi dengan hamparan pohon mahoni di tepi pantai yang indah.

Di lokasi ini juga bisa menikmati wisata kuliner dengan ciri khasnya gulai sabo dan "panggang" (bakar) ikan sobam. Begitu juga di Pantai Indah Maligi dengan kuliner "randang" (rendang) lokan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • RAPBN 2027 di Depan Mata, Investor Menanti Jawaban Pemerintah soal Arah Ekonomi Indonesia
    Preview komentar:
    Sejalan dengan kehati-hatian fiskal yang disepakati Banggar DPR ...
  • El Nino Ancam Produksi Pangan, Pengelolaan Air dan Perlindungan Petani Perlu Diperkuat
    Preview komentar:
    Sejalan dengan rekomendasi penerapan climate-smart agriculture yang didorong ...
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival

GPM menyemarakkan HUT RI di Aceh

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
GPM menyemarakkan HUT RI di...

Lembang Street Carnival 2026

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Lembang Street Carnival 2026

Jogja Fashion Week 2026

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Jogja Fashion Week 2026
Luar Negeri
Nama Trump Kembali Dipasang...
Nasional
Bea Cukai gagalkan penyelun...

Produksi ekspor briket arang di Kota Serang

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ekspor briket aran...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Ada Pidato Presiden, Hindari Kawasan Lalin Sekitar DPR

Ada Pidato Presiden, Hindari Kawasan Lalin Sekitar DPR

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.