Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Ajukan Gencatan Senjata Pekan Ini

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 01:00 WIB | Oleh:
AS Ajukan Gencatan Senjata Pekan Ini Doc: istimewa
Ket. Donald Trump Presiden AS - Sederhananya, IRAN TIDAK BOLEH MEMILIKI SENJATA NUKLIR. Saya sudah mengatakannya berulang kali!

Washington - Amerika Serikat (AS) sedang berdiskusi dengan Iran mengenai kemungkinan pertemuan pekan ini antara utusan AS Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi. Tujuannya adalah untuk membahas inisiatif diplomatik yang melibatkan kesepakatan nuklir dan mengakhiri perang antara Israel dan Iran.

Presiden AS Donald Trump akan kembali ke Washington, DC pada Senin (16/6), mengakhiri partisipasinya dalam KTT G7 di Kanada karena ketegangan di Timur Tengah.

"Saya harus kembali lebih awal karena alasan yang jelas," katanya kepada wartawan.

Seperti dikutip dari Antara, Trump mendesak warga sipil untuk mengevakuasi Teheran "segera" di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran.

"Iran seharusnya menandatangani 'kesepakatan' yang saya minta mereka tandatangani. Sungguh memalukan, dan membuang-buang nyawa manusia. Sederhananya, IRAN TIDAK BOLEH MEMILIKI SENJATA NUKLIR. Saya sudah mengatakannya berulang kali!" katanya di platform Truth Social miliknya pada Selasa (17/6).

Lebih lanjut, Trump mengatakan pada Rabu (18/6), bahwa kesabaran AS semakin menipis. Sementara dia mengatakan tidak ada niat untuk membunuh pemimpin Iran “ untuk saat ini ”, komentarnya menyarankan sikap yang lebih agresif terhadap Iran karena dia menimbang apakah akan memperdalam keterlibatan AS.

“Kita tahu persis di mana yang disebut  Pemimpin Tertinggi ’ bersembunyi,” tulisnya di Truth Social. “

Tiga menit kemudian, ia mengunggah: “ SURRENDER UNCONDITIONAL! ”

Diketahui, para pemimpin negara-negara Kelompok Tujuh (G7) yang bertemu di Kanada pada Senin, mengatakan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir selama ketegangan di Timur Tengah terus meningkat.

"Iran adalah sumber utama ketidakstabilan dan teror di kawasan," kata para pemimpin Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan AS dalam sebuah pernyataan bersama.

"Kami secara konsisten menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," kata pimpinan G7 itu.

Ketegangan Iran-Israel meningkat sejak Jumat (13/6) ketika Israel melancarkan serangan udara terkoordinasi dan serangan drone ke sejumlah titik di Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir, yang memicu Teheran untuk melakukan serangan balasan.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan, sementara itu, bahwa pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dapat menghadapi nasib yang sama dengan Presiden Irak Saddam Hussein, yang digulingkan dalam invasi pimpinan AS dan digantung pada 2006 setelah persidangan.

“Saya memperingatkan diktator Iran agar tidak terus melakukan kejahatan perang dan menembakkan rudal ke warga Israel,” Katz mengatakan kepada pejabat tinggi militer Israel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.