Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pramono optimistis bisa penuhi target penerimaan pajak daerah

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 11:15 WIB | Oleh:
Pramono optimistis bisa penuhi target penerimaan pajak daerah Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan penghargaan kepada 30 wajib pajak terpilih dari berbagai jenis pajak di Balai Kota Jakarta.

Jakarta -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo optimistis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta mampu memenuhi target penerimaan pajak daerah.

Untuk mencapai target penerimaan daerah, Pramono mengingatkan pentingnya kolaborasi semua pihak, khususnya para wajib pajak.

"Intinya, Jakarta memungutnya dengan hati. Maka, saya hampir setiap saat jika bertemu Bu Lusi (Kepala Bapenda DKI Jakarta), pertanyaan saya sederhana: Pajak kita tercapai atau tidak?” kata Pramono di Jakarta, Rabu.

Pramono  bersyukur bahwasanya  berdasarkan informasi yang ia terima dari Bapenda, per Selasa (17/6) kurang lebih pajak DKI Jakarta mencapai 46,7 persen.

Pramono menjelaskan, target penerimaan pajak daerah DKI Jakarta tahun 2025 sebesar Rp48 triliun.

Hingga pertengahan Juni, telah tercapai sekitar Rp22,6 triliun atau 46,7 persen. Pemprov DKI Jakarta menargetkan capaian 50 persen pada akhir bulan Juni.

Pada Malam Apresiasi Pajak Daerah dan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait optimalisasi pemungutan pajak pusat dan pajak daerah, di Balai Kota Jakarta, pada Selasa (17/6), Pramono juga telah memberikan penghargaan kepada 30 wajib pajak terpilih dari berbagai jenis pajak.

Misalnya seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta pajak barang dan jasa tertentu. Penghargaan juga diberikan kepada instansi pendukung pemungutan pajak daerah, seperti Polda Metro Jaya, DJP, DJPK, Kejaksaan Tinggi, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pertanahan Nasional (BPN), PT Jasa Raharja, serta perangkat daerah terkait.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi sebagai rasa syukur atas pencapaian tanggung jawab ini. Transparansi menjadi sangat penting. Maka saya ingin melaporkan bahwa DKI Jakarta harus transparan dan terbuka dalam pengelolaan pajak," kata Pramono.

Sementara itu, Dirjen Pajak Kementerian Keuangan RI Bimo Wijayanto, mengapresiasi tingkat kepatuhan wajib pajak di Jakarta.

"Saya seakan terhenyak. Pemerintah Pusat baru mencapai 32 persen per Juni ini, sedangkan Pemprov DKI sudah hampir 47 persen," kata Bimo.

Ia berharap kolaborasi antara Pemprov DKI dan pemerintah pusat dalam sinkronisasi dan harmonisasi objek pajak daerah terus diperkuat agar proses berjalan baik dan transparan.

"Sinkronisasi ini adalah hal yang mahal. Maka, perjanjian kerja sama malam ini merupakan milestone (puncak capaian). Kalau sekarang 46,7 persen, tahun depan bisa 100 persen di bulan yang sama. Itu penting, karena dengan begitu visi-misi Gubernur dan Wagub DKI Jakarta untuk menyejahterakan rakya akan lebih mudah tercapai," kata Bimo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Jogja Bersinar 2026 Parade ...
Olahraga
Couch Herdman Ajak Tim Teta...
Daerah
Bediding Bukan Fenomena Cua...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.