Israel Disebut Mulai Kehabisan Stok Senjata Pencegat Rudal Balistik
📅 Rabu, 18 Jun 2025, 15:57 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SNamun, dua pejabat AS yang diwawancarai MEE mengatakan bahwa Iran masih menahan diri dalam serangan rudalnya, setidaknya sebagian untuk menghindari AS secara langsung bergabung dengan Israel dalam operasi ofensif.
Tiga pejabat Arab, termasuk beberapa negaranya yang menjadi penengah antara AS dan Iran, mengatakan kepada MEE pada hari Senin bahwa mereka yakin AS kemungkinan besar akan campur tangan langsung dalam serangan ofensif Israel.
Namun, batasan yang dibangun AS dengan hati-hati antara campur tangan atau tidak semakin menipis. Beberapa pejabat AS saat ini dan mantan pejabat AS yang berbicara kepada MEE menggambarkan AS sebagai "pihak yang turut berperang" dalam konflik tersebut karena secara aktif berpartisipasi dalam pembelaan Israel.
Para pejabat mengatakan AS sedang berupaya menambal kekurangan pencegat milik Israel sendiri.
Sebaiknya Anda baca juga:
AS telah menembak jatuh rudal Iran menggunakan setidaknya satu baterai antirudal Terminal High-Altitude Area Defence di Israel. AS juga memiliki beberapa baterai antirudal Patriot di seluruh wilayah.
Khususnya, pejabat pertahanan AS yang lain mengonfirmasi kepada MEE pada hari Senin bahwa AS telah menembakkan rudal pertahanan udara SM-3 untuk melindungi Israel.
SM-3 adalah versi Patriot yang dipasang di kapal. Pejabat itu mengatakan kapal perusak berpeluru kendali USS Arleigh Burke ikut serta dalam pertahanan Israel dari Mediterania timur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Analis pertahanan mencatat bahwa selama kampanye AS tahun 2024 melawan Houthi di Yaman, Angkatan Laut AS menembakkan pencegat SM-3 selama setahun hanya dalam satu hari.
Saat perang antara Israel dan Iran memasuki hari kelima, AS mengirimkan lebih banyak aset militer ke wilayah operasi.
Menurut data pelacakan kapal, kapal induk USS Nimitz sedang dalam perjalanan dari Laut Cina Selatan ke Timur Tengah. Kapal induk USS Carl Vinson sudah berada di Timur Tengah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!