Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukung UMKM Jatim Tembus Pasar Internasional

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 17:52 WIB | Oleh:
Dukung UMKM Jatim Tembus Pasar Internasional Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kiri).

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung penuh upaya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Jatim dalam menembus pasar internasional melalui produk unggulan daerah.

“Allhamdulillah Kendang Jimbe ini telah menembus pasar internasional seperti China hingga India. Ini menunjukkan kualitas produk lokal kita sudah kelas dunia,” kata Khofifah saat mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming meninjau langsung proses produksi kendang jimbe dan rebana milik UMKM Budi Luhur di Desa Sentul, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Rabu.

Dalam kesempatan itu, keduanya melihat lebih dekat proses pembuatan kendang jimbe yang telah menembus pasar ekspor internasional. Usaha lokal ini juga menyerap 30 tenaga kerja serta menggandeng 40 perajin di desa yang sama.

Khofifah menilai keberhasilan ekspor kendang jimbe di Kota Blitar merupakan pencapaian kolaborasi UMKM dan optimalisasi potensi desa yang mampu bersaing di pasar global.

"Ekspor kendang jimbe ini bukan hanya pencapaian ekonomi, tetapi juga bukti bahwa produk UMKM dengan kolaborasi, serta dukungan serta optimalisasi potensi desa dapat dikembangkan menjadi produk yang bersaing di pasar global," ujarnya.

Menurutnya, permintaan kendang jimbe dan rebana kini juga tinggi dari pasar domestik, terutama Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Kalimantan, dengan produksi harian 100–300 unit.

“Di Kota Blitar, terdapat 40 perajin kendang timbe dengan kualitas yang luar biasa,” katanya.

Kendang jimbe, lanjut Khofifah, banyak digunakan untuk seni, alat musik, dan media pembelajaran, sedangkan rebana umumnya untuk kegiatan hadrah dan pengajian.

Pasca COVID-19, Pemprov Jatim terus mendorong promosi budaya melalui festival musik, karawitan, drum band, dan perkusi. Kendang jimbe juga dipromosikan sebagai alat edukasi di jenjang SD hingga SMA.

"Ketika ada festival perkusi, produk kendang jimbe seperti ini bisa digunakan dan dibeli dalam jumlah banyak," katanya.

Ia berharap kunjungan tersebut memotivasi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas dan memperluas pasar ekspor, termasuk melalui platform digital.

"Hari ini pemasaran digital menjadi hal sangat penting. Kehadiran kami bersama Pak Wapres menjadi bukti dukungan dari pemerintah agar para UMKM dan pelaku usaha terus bekerja keras dan kerja keras agar produk lokal seperti kendang jimbe dapat menembus di pasar internasional," ujarnya.

Sementara itu, pemilik UMKM Budi Luhur Drum, Yefri Firmansah, menyampaikan kendang jimbe produksinya terjual 50 hingga 100 unit per bulan, dan bisa mencapai 300–500 unit saat ada event.

"Harga kendang jimbe bervariasi, mulai dari Rp 25.000 untuk ukuran kecil hingga Rp 1 juta untuk ukuran 60 cm yang biasa digunakan oleh musisi profesional," tambah Yefri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

42 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.