Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Dorong Pemantauan untuk Cegah Kecurangan SPMB

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 16:05 WIB | Oleh:
DPR Dorong Pemantauan untuk Cegah Kecurangan SPMB Doc: antara foto
Ket. SPMB jejang SMA di DIY

JAKARTA - Komisi X DPR RI mendorong pemerintah melakukan pemantauan berkala dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) demi mencegah terjadinya kecurangan.

“Kami mendorong sosialisasi yang luas serta mekanisme pemantauan berkala untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam proses penerimaan murid baru," kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani di Jakarta, Rabu (18/6).

Dia mengatakan hal tersebut menanggapi kemunculan sejumlah aduan terkait dengan dugaan kecurangan dalam SPMB pada tahun ini.

Ia menyampaikan bahwa Komisi X DPR siap menyikapi keluhan para orang tua calon siswa terkait SPMB, terutama yang berkenaan dengan praktik jual beli kursi dan pungutan liar (pungli).

"Tentu, kami menyikapi keluhan orang tua terkait SPMB dengan serius, terutama menyoroti praktik jual beli kursi dan pungli yang ternyata masih ada," kata dia.

Ia mengatakan koordinasi antar-lembaga terkait bernilai penting dalam memastikan SPMB berjalan tanpa kecurangan.

Ia memandang keterlibatan instansi, seperti Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Ombudsman bernilai penting dalam mengawasi pelaksanaan SPMB.

"Forum pengawasan bersama ini harapannya, dapat menjamin proses SPMB berjalan efektif, adil, dan bebas dari manipulasi data domisili atau intervensi pihak ketiga," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengingatkan para orang tua calon murid yang tengah mengikuti SPMB agar tidak tergiur dengan berbagai tawaran curang dari oknum.

Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen Gogot Suharwoto menegaskan pihaknya telah merencanakan dan mencanangkan penyelenggaraan SPMB tahun ini bersih dari berbagai kecurangan.

“Jangan sampai termakan isu-isu. Saya sudah scrolling di beberapa medsos kami, banyak juga informasi bahwa ada tawaran (kecurangan) yang macam-macam. Tolong bapak ibu, dipastikan, kami sudah mencanangkan SPMB bersih, kami punya forum pengawasan bersama,” kata dia.

Ia menjelaskan forum pengawasan bersama tersebut, terdiri atas kementerian dan lembaga terkait, termasuk di dalamnya Kemendagri, Ombudsman RI, KPK, kejaksaan, hingga Polri guna memastikan penyelenggaraan SPMB tahun ini bersih, berkeadilan, dan terbuka tanpa diskriminasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Minat Punya Anak Menurun, K...
Luar Negeri
Rival Jadi Mitra, Tiongkok-...
Megapolitan
Bekasi Kejar Investasi Hing...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.