Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo wafat saat mendaki Tambora, begini kisahnya

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 11:19 WIB | Oleh:
Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo wafat saat mendaki Tambora, begini kisahnya Doc: istimewa
Ket. Alm Widjajono Partowidagdo

Jakarta --Usai mendadak sakit kritis saat mendaki Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat (NTB), Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo meninggal dunia.

"Betul, katanya barusan meninggal dunia," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo, Sabtu (21/4/2012).

Sebagai informasi, Widjajono Partowidagdo mendadak mengalami sakit saat mendaki Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sayangnya hingga saat ini belum bisa dilakukan evakuasi lantaran kondisi lapangan yang tengah berkabut.

Berdasarkan informasi di lapangan, kondisi berkabut membuat tim evakuasi yang menggunakan helikopter belum bisa melakukan evakuasi Widjajono. Helikopter yang dipergunakan ini adalah milik PT Newmont Nusa Tenggara.

Widjajono dan tim mulai menuju Gunung Tambora kemarin, Jumat (20/4/2012, pukul 14.00 WITA. Selanjutnya, dia baru melakukan pendakian pada pagi hari ini. Ketika sampai di salah satu pos, tiba-tiba dia mengeluh kesakitan dan jantungnya bergerak dengan cepat.

Evakuasi terhadap Widjajono Partowidagdo pun tengah dilakukan sekarang ini. "Pas lagi mendaki gunung, dia mendadak sakit," kata Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Kardaya Warnika.

Dia melanjutkan, tim evakuasi masih melakukan pencarian. "Helikopter masih berputar mencari posisinya," ungkap dia.

Beredar kabar yang menyebutkan Widjajono dalam keadaan kritis di Gunung Tambora. Diduga Widjajono mengalami serangan jantung saat beliau mendaki gunung. "Saya belum tahu itu serangan jantung atau bukan. Yang bisa menentukan itu dokter, tapi yang pasti dia sakit saat melakukan pendakian," terang Kardaya.

Widjajono lahir di Magelang, 16 September 1951, dikenal sebagai pengamat perminyakan. Selain menjabat sebagai wamen ESDM, saat ini dia juga masih tercatat sebagai anggota Dewan Energi Nasional.

Di balik kesibukannya sebagai Guru Besar ITB dan wamen, Widjajono punya hobi yang menantang, yaitu naik gunung. Hampir seluruh gunung-gunung tinggi di Indonesia sudah didakinya. Beberapa gunung di luar negeri pun sudah pernah disambangi Widjajono. Sejak kuliah dirinya memang dikenal suka mendaki gunung dan ikut dalam organisasi pecinta alam di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.