Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perusahaan-perusahaan Raksasa Dunia, Terbanyak Ada di Indonesia

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 20:02 WIB | Oleh:
Perusahaan-perusahaan Raksasa Dunia, Terbanyak Ada di Indonesia Doc: ist
Ket. hutan

JAKARTA – Untuk kawasan Asean, Indonesia menempati posisi pertama menjadi tempat beroperasinya perusahaan-perusahaan besar dunia. Informasi ini dirilis perusahaan media multiplatform global, Fortune.

Indonesia menjadi negara yang memiliki jumlah perusahaan besar terbanyak di kawasan Asean dengan total korporasi raksasa mencapai 109 perusahaan.

Dalam siaran resmi 500 Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara dari Fortune, Selasa menyebut Indonesia memimpin dengan 109 perusahaan. Selanjutnya, diikuti oleh Thailand dengan 100 perusahaan. Malaysia memiliki 92 perusahaan dalam daftar, melampaui Singapura dengan 81 perusahaan.

Sementara itu, Vietnam dalam daftar itu mempunyai 76 perusahaan, Filipina menyumbang 40 perusahaan dan Kamboja melengkapi dengan dua perusahaan.

Perusahaan komoditas yang berkantor pusat di Singapura, Trafigura, meraih posisi nomor 1 dalam daftar Fortune 500 Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara. Dia menghasilkan pendapatan lebih dari 243 miliar dollar AS pada tahun 2024. Dia diikuti oleh PTT Thailand di posisi kedua, dan Pertamina Indonesia di posisi ketiga.

Selanjutnya perusahaan raksasa makanan dan agribisnis Singapura, Wilmar, di posisi keempat, dan Olam di posisi kelima. Lima perusahaan teratas menghasilkan pendapatan hampir 516 miliar dollar AS, atau 28 persen dari total gabungan 500 perusahaan.

Perusahaan dengan pertumbuhan tercepat dalam hal pendapatan adalah perusahaan manufaktur presisi Malaysia NationGate, perusahaan pertambangan dan energi Indonesia Petrindo Jaya Kreasi, dan perusahaan infrastruktur transportasi serta layanan otomotif Vietnam Tasco JSC.

Selanjutnya, perusahaan game online Filipina Digiplus Interactive, serta perusahaan perjalanan dan transportasi seperti perusahaan katering dan logistik penerbangan Singapura, SATS, Changi Airport Group dan Airports of Thailand.

Analis Fortune mencatat ada 37 CEO perempuan yang memimpin perusahaan dalam daftar 500 Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara.

Data ini naik dari 29 yang dilaporkan tahun lalu. Ada juga 37 perempuan yang memegang posisi sebagai ketua. Pertumbuhan dalam keragaman ini, di samping adanya sepuluh CEO berusia 30-an, menggarisbawahi lanskap kepemimpinan yang berkembang di kawasan Asean.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.