Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenhub Percepat Transportasi Massal Inklusif Lewat Proyek MASTRAN

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 09:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenhub Percepat Transportasi Massal Inklusif Lewat Proyek MASTRAN Doc: Antara Foto
Ket. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempercepat program pengembangan sistem angkutan umum massal (MASTRAN Project).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempercepat pembangunan sistem transportasi massal berbasis jalan yang inklusif dan terintegrasi di sejumlah kota di Indonesia melalui program pengembangan sistem angkutan umum massal (MASTRAN Project).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan program yang pendanaannya didukung Bank Dunia dan Agence Française de Développement (AFD) itu penting dalam mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dari menggunakan transportasi pribadi ke transportasi umum di kota metropolitan.

"Seperti di Medan dan Bandung yang menjadi lokasi pengembangan pilot project BRT (Bus Rapid Transit)," kata Aan Suhanan saat membuka kegiatan tinjauan tengah semester atau mid term review (MTR) Mission MASTRAN Project di Jakarta, Senin.

Aan mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meninjau capaian serta memperkuat kerja sama antarpemangku kepentingan dalam memastikan proyek berjalan efektif.

Melalui MTR, Kemenhub menilai pelaksanaan proyek agar sesuai rencana, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan langkah perbaikan agar kegiatan tetap berjalan di jalur yang tepat dan terarah.

Aan menjelaskan program pengembangan sistem angkutan umum massal itu sudah dimulai pada 2022 dan sempat mengalami keterlambatan selama tiga tahun akibat sejumlah kendala di awal.

Melalui MTR, pemerintah optimistis hambatan dapat diatasi melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, sehingga solusi ditemukan dan proyek ditargetkan selesai tepat waktu pada tahun 2027.

Lebih lanjut Aan mengatakan sejak pinjaman dinyatakan efektif pada 13 Oktober 2023, MASTRAN Project telah mengalami kemajuan yang signifikan di antaranya penandatanganan nota kesepakatan untuk wilayah Mebidang (Medan, Binjai, Deli Serdang) pada 16 Oktober 2023 dan penandatanganan nota kesepakatan wilayah Cekungan Bandung pada 7 Maret 2024.

Aan menilai langkah itu merupakan pondasi utama yang akan menjamin kerja sama berkelanjutan antara kementerian, pemerintah provinsi dan kota/kabupaten.

Sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Aan menjelaskan pengembangan sistem transportasi massal serupa rencananya akan diperluas ke tujuh kota lainnya setelah proyek yang saat ini tengah berjalan dapat diselesaikan dengan baik.

Diketahui, pengembangan sistem BRT dalam proyek MASTRAN saat ini mencakup wilayah Mebidang dan Cekungan Bandung. Di wilayah Mebidang, akan memiliki 527 unit bus dengan 21 kilometer dedicated lane, 32 stasiun BRT, dan 448 bus stop.

Sementara di Cekungan Bandung, sistem akan dilengkapi 579 unit bus, 21 kilometer jalur khusus (dedicated lane), 34 stasiun BRT, serta 768 bus stop di luar koridor utama.

Seluruh pengembangan ini diharapkan dapat memperluas aksesibilitas dan meningkatkan kualitas layanan transportasi massal di kedua wilayah tersebut.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Hubdat Muiz Thohir yang juga Ketua Project Implementation Unit (PIU) MASTRAN menambahkan pihaknya berkomitmen memperkuat koordinasi dengan semua pemangku kepentingan melalui upaya percepatan penyelesaian proyek yang difokuskan pada penyelesaian desain detail teknis atau detail engineering design (DED).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pendaftaran SMPB di Jateng

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng

Potensi komoditas kakao Jembrana

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...

Anak harimau sumatra di TSI II Prigen

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

Sidang vonis Mantan Wamennaker Immanuel

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.