Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gabung WHO Pasifik Barat, Indonesia Berpeluang Tingkatkan Layanan Kesehatan Lansia

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 11:41 WIB | Oleh: Tim Penulis

Selain membantu mendeteksi gejala awal penyakit degeneratif (penurunan fungsi organ tubuh akibat penuaan), integrasi sistem kesehatan digital bisa mengurangi beban fasilitas kesehatan.

Lebih jauh, kolaborasi ini bisa menjadi jalur modernisasi e-government (layanan kesehatan pemerintah berbasis teknologi) yang nyata.

Sejak 2021, WPRO telah mendorong percepatan sistem kesehatan digital negara anggotanya, mulai dari tata kelola data, interoperabilitas (kemampuan bertukar data), hingga sistem regulasi teknologi medis. Penerapannya dapat dimanfaatkan dalam telemedicine (konsultasi dokter jarak jauh), wearable (perangkat yang dikenakan di tubuh), hingga AI–IoT (teknologi perangkat rumah tangga yang terhubung dengan internet dan kecerdasan buatan).

Indonesia bisa mengadaptasi model ini untuk memperkuat sistem layanan berbasis data, meningkatkan keamanan siber, serta memperluas akses layanan inklusif bagi lansia dan kelompok rentan.

3. Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan

Negara-negara anggota WPRO (misalnya Australia) memiliki kurikulum pelatihan berbasis teknologi dan pendekatan lintas disiplin dalam perawatan lansia. Kerja sama dalam bentuk pelatihan daring, pertukaran profesional, serta pengembangan kurikulum lokal berbasis standar internasional berpotensi meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan Indonesia.

Dengan begitu, tenaga kesehatan kita tidak hanya memiliki keterampilan klinis, tetapi juga piawai memanfaatkan teknologi seperti penggunaan perangkat digital dalam perawatan lansia.

4. Meningkatkan kesiapsiagaan lawan epidemi

Indonesia bisa berkolaborasi dengan negara-negara WPRO (seperti Vietnam dan Korea Selatan) guna mengadopsi praktik terbaik dalam manajemen laboratorium regional, pelatihan tenaga kesehatan khusus epidemi penyakit menular, dan mekanisme koordinasi respons antarnegara yang responsif.

Model kesiapsiagaan menghadapi epidemi sangat berguna bagi lansia. Sebab populasi ini rentan terhadap komplikasi penyakit menular.

Bukan hal yang mudah

Kendati bergabungnya Indonesia ke WRPO berpotensi membawa dampak positif bagi layanan kesehatan lansia di Tanah Air, perubahan keanggotaan regional ini memiliki sejumlah tantangan, di antaranya:

1. Penyesuaian administratif dan kelembagaan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.