Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disrupsi Digital Datang, Menaker Ingatkan SDM Harus Lincah

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disrupsi Digital Datang, Menaker Ingatkan SDM Harus Lincah Doc: ANTARA/HO-Kemnaker RI
Ket. Menaker Yassierli saat menjadi pembicara pada 51st IFTDO World Conference & Exhibition 2025 yang diselenggarakan di JICC, Senayan, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya transformasi ketenagakerjaan yang berpusat pada sumber daya manusia/SDM (people-centered transformation) sebagai respons atas perubahan global yang cepat dan kompleks, serta disrupsi digital.

“Manusia tidak lagi dilihat sekadar sebagai pelaksana tugas, melainkan sebagai kontributor aktif yang memiliki potensi besar dalam pembangunan nasional,” kata Menaker Yassierli dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (17/6).

Lebih lanjut, Menaker menyoroti berbagai disrupsi di dunia kerja, seperti kemajuan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), tumbuhnya sektor informal, serta perubahan nilai kerja di kalangan generasi muda.

Ia mengungkapkan bahwa lebih dari 100 juta pekerjaan berpotensi tergantikan oleh AI dalam satu dekade ke depan, sementara 44 persen keterampilan inti akan berubah dalam lima tahun.

“Tanpa pelatihan yang cepat dan inklusif, banyak pekerja berisiko tertinggal,” ujar Menaker.

Untuk menjawab tantangan ini, Yassierli mengatakan Indonesia mengadopsi People-Centered Approach (PCA), yaitu pendekatan yang menempatkan martabat, potensi, dan aspirasi manusia sebagai inti dari setiap kebijakan dan keputusan ketenagakerjaan.

“Pendekatan ini diterjemahkan secara konkret melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan, seperti pemerintah, dunia usaha, serikat pekerja, dan lembaga pelatihan dalam semangat gotong royong,” kata Yassierli.

Ia juga mengatakan, Kemnaker sendiri telah merancang strategi nasional dengan tiga pilar utama yaitu memperkuat fondasi SDM, mereformasi kelembagaan dan dialog ketenagakerjaan, serta memanfaatkan inovasi digital seperti program AI for SIAPKerja.

Selain itu, Menaker pun mengajak seluruh negara untuk bersama-sama mempersiapkan keterampilan masa depan, memperluas pelatihan ulang, dan membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, adil, dan produktif di era transformasi digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Daerah
Penanjakan Bromo Dibuka Lag...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.