Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Pangkas Cadangan Sekunder, Tambah Likuiditas Bank Rp78,45 Triliun Mulai Juni 2025

📅 Senin, 26 Mei 2025, 15:55 WIB | Oleh:
BI Pangkas Cadangan Sekunder, Tambah Likuiditas Bank Rp78,45 Triliun Mulai Juni 2025 Doc: Reuters

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan memangkas persyaratan cadangan sekunder perbankan dari 5% menjadi 4% mulai Juni 2025. Kebijakan ini diperkirakan akan menambah likuiditas sebesar Rp78,45 triliun atau setara dengan sekitar $4,84 miliar yang dapat dikelola lebih fleksibel oleh bank-bank nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Solikin M. Juhro, Kepala Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia, dalam konferensi pers pada Senin (26/5). Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pelonggaran likuiditas sistem keuangan.

Kebijakan ini diumumkan bersamaan dengan pemangkasan suku bunga acuan BI untuk ketiga kalinya sejak September 2024, seiring upaya memperkuat pemulihan ekonomi di tengah perlambatan global.

Selain pelonggaran cadangan sekunder, BI juga menaikkan batas maksimum pendanaan asing yang dapat diterima oleh bank lokal, dari sebelumnya 30% menjadi 35% dari modal inti. Kebijakan ini juga mulai berlaku Juni dan bertujuan untuk memperkuat likuiditas valuta asing serta mendukung pertumbuhan kredit.

“Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan sistem keuangan tetap sehat dan mendukung pemulihan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” ujar Solikin.

Dengan kombinasi pelonggaran suku bunga dan kebijakan makroprudensial yang lebih akomodatif, BI berharap dapat menciptakan ruang yang lebih luas bagi sektor perbankan dalam menyalurkan kredit dan mendorong pertumbuhan investasi serta konsumsi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Bantai Persikad Depok 4-0, PSMS Medan Tunjukkan Taringnya

44 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.