Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Permata MHT Diminta Jadi Teladan Bagi Ormas Lain di Jakarta

📅 Senin, 16 Jun 2025, 10:43 WIB | Oleh:
Permata MHT Diminta Jadi Teladan Bagi Ormas Lain di Jakarta Doc: istimewa

JAKARTA - Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto mengapresiasi Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (Permata MHT) yang kini menginjak usia 49 tahun dan ini merupakan tonggak penting sebagai organisasi yang telah matang dalam segi usia.

“Berarti tinggal selangkah lagi menuju setengah abad. Usia yang tidak muda lagi,  insya Allah akan semakin banyak memberi manfaat bagi masyarakat di seluruh Jakarta,” ujar Uus, pada puncak perayaan HUT Permata MTH, Minggu (15/6).

Uus sangat terkesan melihat antusiasme masyarakat dalam meramaikan CFD dan perayaan ulang tahun Permata MHT karena semangat kebersamaan warga merupakan kekuatan penting untuk membangun Jakarta yang lebih baik.

“Saya lihat animo masyarakat sangat luar biasa hari ini. Harapannya, warga Betawi tetap menjadi kekuatan inti dalam membangun Jakarta yang lebih maju, tanpa melupakan nilai budaya dan jati diri terlebih kota Jakarta akan menjadi kota global yang sebentar lagi akan berusia 5 abad," katanya.

Dewan Pembina Permata MHT, Fauzi Bowo, yang juga menghadiri acara tersebut, mengenang awal mula berdirinya Permata MHT sebagai organisasi masyarakat Betawi yang pertama kali terbentuk hampir lima dekade lalu.

“Permata MHT ini salah satu ormas Betawi yang paling awal didirikan, bahkan yang pertama. Sejak dulu konsisten menampung aspirasi masyarakat Betawi, menjaga kebersamaan, dan kelestarian lingkungan,” tutur Fauzi.

Ia berharap Permata MHT terus eksis dan menjadi contoh baik bagi ormas lain yang ada di Jakarta.

“Kalau bisa bertahan 49 tahun, tentu harapannya ke depan Permata MHT tetap menjadi rujukan dan contoh yang baik, khususnya bagi masyarakat Betawi yang kini sudah tersebar di seluruh pelosok kota,” ucap Fauzi Bowo.

Senada dengannya, Ketua DPP Permata MHT, Marullah Matali, berharap di usia 49 Permata MHT makin sehat, apalagi sudah difasilitasi sama Pemprov DKI. 

Usia Permata MHT yang ke-49 adalah usia yang panjang dan banyak dinamika yang selama ini telah dilewati. Namun, Permata tidak mau merasa lebih hebat dari yang lain meskipun banyak kesempatan Permata bisa untuk melakukannya.

Bahkan, Permata MHT sendiri yang melahirkan Bamus Betawi dengan para tokohnya yaitu Dr H Abdul Syukur atau Bang Adung dan H Sjarief Mustafa. 

"Keduanya banyak jasanya bagi Permata,  mereka itu jimatnya Permata MHT," jelas Marullah.

Ke depan, Ia berharap bisa mengadakan acara yang lebih besar, tidak hanya jalan santai tapi sepeda santai dari Jakarta Barat hingga Ancol.

"Kebetulan ada Dirut Ancol, tidak sekarang kita adakan, tapi nanti kita buat sepeda santai dengan peserta yang lebih banyak lagi," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.