Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Cirebon Gandeng Swasta, Buka Program Magang ke Jepang

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 18:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Cirebon Gandeng Swasta, Buka Program Magang ke Jepang Doc: Antara
Ket. Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto (memakai blangkon) saat memberikan keterangan di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (15/6).

Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menggandeng sejumlah lembaga swasta untuk melatih dan menempatkan 130 orang pencari kerja dalam program pemagangan di Jepang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto mengatakan program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Bupati Cirebon, dalam menyediakan pendidikan dan pelatihan kerja bagi masyarakat kurang mampu yang berprestasi.

"Ini bagian dari komitmen Pemkab Cirebon untuk menyiapkan tenaga kerja yang berdaya saing dan memberikan dampak langsung dalam penurunan angka pengangguran," kata Novi di Cirebon, Minggu (15/6).

Menurut dia, pemerintah daerah sudah menjalin kerja sama dengan Yayasan Dewa Aksara Nusantara, LPK ISO Jepang, dan LPPR Indonesia.

Novi menyampaikan awalnya jumlah peserta program ini hanya direncanakan sebanyak 40 orang, namun setelah dilakukan kajian dan analisis lebih lanjut, jumlah peserta ditingkatkan menjadi 130 orang.

"Proses persiapan sudah dimulai sejak Januari 2025. Karena keterbatasan anggaran, kami hanya menangani aspek pelatihan. Untuk biaya penempatan ke Jepang, disepakati menggunakan skema mandiri," ujarnya.

Ia menjelaskan skema tersebut memungkinkan peserta membayar biaya penempatan setelah bekerja di Jepang, sehingga tidak menjadi beban di awal.

Hal ini, kata dia, dinilai memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Novi mengatakan minat masyarakat Kabupaten Cirebon terhadap program pemagangan ke Jepang, saat ini sangat tinggi.

Ia menuturkan saat ini terdapat sekitar 2.000 warga Kabupaten Cirebon, yang telah resmi terdaftar sebagai pekerja migran di Jepang.

“Program tersebut bahkan menarik perhatian sejumlah pemerintah daerah lain yang ingin mereplikasi kebijakan serupa,” katanya.

Sementara itu Bupati Cirebon Imron mengatakan kalau pengangguran masih menjadi persoalan serius di daerahnya, sehingga pihaknya terus berupaya membuka akses kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

"Peluang kerja di Jepang masih besar. Program ini menjadi solusi agar masyarakat bisa mendapatkan penghidupan yang lebih layak," katanya.

Dia menilai kolaborasi antara pemerintah dan swasta menjadi kunci, dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten serta mampu bersaing di pasar global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.