Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komentari Kondisi AS Terkini, Arnold Schwarzenegger Salahkan Para Politisi

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 13:55 WIB | Oleh:
Komentari Kondisi AS Terkini, Arnold Schwarzenegger Salahkan Para Politisi Doc: LBC
Ket. Arnold Schwarzenegger

Arnold Schwarzenegger, selebritas dan politisi dari partai Republik yang paling terkenal di AS, memiliki beberapa pemikiran tentang apa yang sedang terjadi di negaranya.

Sebagaiman dilaporkan CNN, mantan Gubernur California dari Partai Republik itu, pada acara untuk Netflix "Fubar" minggu ini, ditanyai tentang keputusan Presiden Donald Trump mengerahkan Garda Nasional dan Marinir ke Los Angeles, yang bertentangan dengan keinginan Gubernur California saat ini Gavin Newsom dan Wali Kota LA Karen Bass, dalam upaya meredakan aksi protes terhadap operasi penggerebekan imigrasi.

"Yah, saya tidak begitu tertarik dengan hal itu, tetapi saya lebih tertarik pada para politisi yang memiliki tanggung jawab untuk menciptakan reformasi imigrasi sehingga kita tidak perlu mengalami omong kosong ini sejak awal," kata nya kepada Variety.

"Ini adalah hasil dari Demokrat dan Republik yang tidak dapat bersatu dalam reformasi imigrasi ini," kata aktor dan mantan politisi tersebut.

"Itulah yang perlu dilakukan agar Anda tidak perlu pergi dan mulai menangkap orang sejak awal, sehingga kita tahu siapa yang ada di negara ini dan siapa yang bekerja di sini, siapa yang memiliki izin kerja sementara, siapa yang memiliki izin kerja permanen."

Razia imigran yang dilakukan kantor Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai AS (ICE) di Los Angeles mengakibatkan gelombang aksi protes, yang mendorong Trump mengirim 2.000 pasukan Garda Nasional ke daerah tersebut. Pemerintah AS juga telah menumpulkan data tentang pekerja tidak berdokumen di negara tersebut, sesuatu yang dibahas oleh Schwarzenegger.

"Kita bahkan tidak tahu siapa saja yang ada di sini," katanya. "Selama puluhan tahun, mereka menghindari topik ini karena menguntungkan kedua belah pihak untuk tidak melakukannya. Jadi mereka semua adalah peretas politik, peretas partai, bukan pegawai negeri."

Schwarzenegger bukan satu-satunya yang memiliki pemikiran tentang kejadian terkini di AS. Lawan mainnya di “Fubar” Season I, Gabriel Luna, yang saat ini tampil di “The Last of Us” mengatakan kepada Variety bahwa upaya ICE salah sasaran.

"Sumber daya tersebut dapat disalurkan ke beberapa cara yang lebih efektif untuk menangani masalah imigrasi yang mereka katakan telah kita hadapi," katanya.

"15 orang yang menunggu untuk mendapatkan pekerjaan pada pukul 5 pagi di tempat parkir Home Depot bukanlah orang-orang yang perlu kita khawatirkan, tetapi merekalah yang akan direkrut."

Schwarzenegger menjabat sebagai gubernur California dari tahun 2003 hingga 2011.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.