Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Langkah Berani Kemenkop: Teken Pakta Integritas Demi Hapus Korupsi Kopdes!

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 15:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Langkah Berani Kemenkop: Teken Pakta Integritas Demi Hapus Korupsi Kopdes! Doc: ANTARA/HO-Kemenkop
Ket. Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi memberikan arahan kepada para pegawai Kemenkop tentang Integritas dan Komitmen Bersama Kementerian Koperasi dalam Membangun Kopdes Merah Putih di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

JAKARTA - Integritas membantu mencegah kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) dalam pembentukan dan pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Integritas membangun kepercayaan masyarakat pada program dan pengelolaannya, sehingga masyarakat lebih bersedia untuk terlibat dan mendukung program. 

Integritas memungkinkan program ini berjalan dengan semangat gotong royong, di mana semua anggota koperasi saling bekerja sama dan bertanggung jawab. 

Seluruh pegawai Kementerian Koperasi menandatangani pakta integritas anti korupsi sebagai komitmen dalam menyukseskan program Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih, sekaligus memastikan seluruh pegawai bekerja dengan jujur tanpa tersangkut masalah hukum.

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, dikutip dari keterangan pers Kemenkop di Jakarta, Rabu (1/6), mengatakan seluruh jajaran kementerian, termasuk kepada calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang baru bergabung di Kemenkop harus mengutamakan kerja jujur, kerja keras dan kerja cerdas.

Pasalnya, menurut dia, mandat yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengawal pembentukan 80 ribu unit Kopdes Merah Putih merupakan pekerjaan berat dan berisiko terhadap potensi penyalahgunaan kewenangan.

"Saya berharap semuanya untuk bertekad dan berkomitmen dalam upaya pemberantasan korupsi. Kita sudah berkomunikasi dengan Kejaksaan Agung dan KPK agar jangan main-main dan jangan gelap mata,” katanya saat memberikan arahan kepada pegawai Kemenkop di Jakarta, Rabu.

Budi Arie menegaskan bahwa semua pihak harus saling menjaga agar program Kopdes Merah Putih berjalan dengan baik dan tidak ada kasus yang berkaitan dengan korupsi atau suap.

Ia mengakui adanya potensi penyelewengan dalam program ini, mengingat besarnya anggaran yang akan digelontorkan untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih, yang bisa mencapai ratusan triliun rupiah.

"Ini adalah momentum kita untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita melalaikan ini semua karena ini pertarungan yang besar untuk koperasi dan Kementerian Koperasi itu sendiri," ujar Budi Arie.

Budi Arie menyatakan bahwa tahap awal pembentukan Kopdes Merah Putih hampir selesai, dengan 79.743 unit telah terbentuk melalui musyawarah desa khusus (musdesus) hingga saat ini.

Meski demikian, ia mengakui bahwa masih ada tantangan besar di depan, khususnya saat memasuki fase operasional yang dinilai akan jauh lebih sulit.

Ia optimistis program ini akan berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan mitigasi risiko yang kuat dan tekad dari seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, ada tiga kunci utama keberhasilan operasional Kopdes Merah Putih: regulasi yang kuat dan tidak multitafsir, mitigasi risiko yang cepat dan tepat, serta sistem dan digitalisasi yang terintegrasi. Dengan pendekatan ini, ia yakin program Kopdes Merah Putih dapat mewujudkan harapan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Jika kopdes berjalan baik maka akan ada pergeseran di masyarakat desa dimana keadilan sosial bisa terwujud melalui koperasi," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.