Kemlu: Tak Ada WNI Korban Kerusuhan LA
📅 Rabu, 11 Jun 2025, 15:35 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Retno Mandasari
JAKARTA - Protes terhadap Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) dan pemerintahan Presiden Donald Trump terus bergulir di sejumlah kota besar di Amerika Serikat (AS) seperti, Los Angeles (LA), New York, Chicago, Seattle, Denver, San Francisco, serta Atlanta.
Sementara, jam malam saat ini diberlakukan di sebagian pusat kota LA. Polisi setempat bahkan telah mulai menangkap puluhan pengunjuk rasa pada Selasa (10/6) malam.
Terkait situasi tersebut Kemlu RI dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) LA memantau dari dekat. Hingga saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban kerusuhan antara para pendemo dan otoritas imigrasi.
“Kemlu dan KJRI LA terus memonitor dari dekat situasi di LA, komunikasi terus dilakukan melalui simpul simpul masyarakat Indonesia. Hingga saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban kerusuhan,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha dalam pesan tertulis Rabu (11/6).
Judha turut memastikan dua WNI yang sebelumnya ditangkap otoritas imigrasi federal (DHS) Jumat (6/6) bukan dikarenakan ikut berdemo.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sebagaimana disampaikan sebelumnya, dua WNI ditangkap karena pelanggaran keimigrasian,” ujar dia
Sementara, adanya aksi demo di LA dan sejumlah kota lainnya, Kemlu dan perwakilan di AS menyampaikan imbauan. Utamanya, agar para WNI meningkatkan keamanan diri dan keluarga dengan menghindari tempat keramaian atau aksi massa.
“Kemudian, terus memantau perkembangan situasi terbaru dari sumber resmi setempat. Serta mematuhi peraturan yang ditetapkan otoritas setempat,” kata Judha.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke AS agar memastikan penggunaan visa yang valid dan sesuai peruntukannya. Serta, mengantisipasi pemeriksaan imigrasi yang lebih ketat saat ketibaan di bandara di AS.”
Secara khusus Judha menekankan, bagi WNI yang terdampak kebijakan imigrasi AS agar memahami hak-hak dalam sistem hukum di AS. Antara lain, hak mendapatkan pendampingan pengacara dan hak menghubungi perwakilan RI terdekat. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!