Pokdarwis jadi garda terdepan menjaga objek wisata
📅 Selasa, 10 Jun 2025, 16:15 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Muhsidin
Biak -- Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Saereri Biak menyebut kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di kampung menjadi garda terdepan menjaga destinasi objek wisata yang memberikan dampak ekonomi warga lokal setempat.
"Kami dari lembaga adat Saereri memberikan dukungan Pokdarwis bersama pemerintah menyukseskan program pariwisata di Kabupaten Biak Numfor," harap Ketua LMA Biak Numfor David Rumansara, Selasa.
Diakuinya, keberadaan Pokdarwis dapat meningkatkan kualitas dan keberlanjutan objek wisata yang ada di kampung setempat.
Melalui Pokdarwis, lanjut dia, masyarakat adat sangat memiliki kepedulian dan tanggung jawab menjaga alam Biak Numfor sebagai daya tarik wisata.
Ia berharap, Pokdarwis di kampung berperan sebagai penggerak kemajuan sektor kepariwisataan untuk terwujudnya Sapta Pesona.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tujuh unsur penting diwujudkan sektor pariwisata sapta pesona di antaranya daerah aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan terus kita wujudkan bersama dalam menarik kunjungan wisatawan
ke Kabupaten Biak Numfor," harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Onny T Dangeubun mengakui, peran masyarakat adat sangat strategis menyukseskan program pariwisata daerah melalui wadah Pokdarwis di berbagai kampung.
"Pemerintah daerah berharap destinasi wisata dikelola masyarakat adat senantiasa memberikan pendapatan ekonomi keluarga," harapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua pada 2026 ditetapkan Kabupaten Biak Numfor dan Kota Jayapura prioritas program pembangunan Pariwisata
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!