Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badai Tropis Picu Tanah Longsor di Filipina

📅 Selasa, 03 Sep 2024, 02:25 WIB | Oleh:
Badai Tropis Picu Tanah Longsor di Filipina Doc: AFP/JAM STA ROSA
Ket. Badai Yagi l Seorang pejalan kaki berupaya memegang payung saat badai Yagi yang disertai hujan menerpa Manila pada Senin (2/9). Sejauh ini badai Yagi dilaporkan telah mengakibatkan 11 orang tewas di Filipina.

MANILA - Banjir dan tanah longsor telah menewaskan 11 orang usai badai tropis dahsyat mengakibatkan hujan lebat di Filipina selama dua hari, kata sejumlah pejabat, Senin (2/9).

Badai tropis Yagi menghantam pulau utama Luzon pada Senin setelah melewati wilayah Bicol di tenggara Manila pada Minggu (1/9) malam, dengan dinas cuaca negara menyatakan bahwa hujan lebat diperkirakan akan turun bisa menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Sebagai tindakan pencegahan, sekolah dan kantor pemerintah di seluruh ibu kota ditutup pada Senin, layanan feri di beberapa daerah ditangguhkan dan 29 penerbangan domestik dibatalkan karena cuaca.

"Tiga orang, termasuk seorang perempuan hamil, tewas dalam tanah longsor pada Senin di Antipolo, dekat Manila yang juga diguyur hujan," kata petugas informasi kota Relly Bonifacio kepadaAFP.

Ia pun mengatakan jenazah empat orang lainnya, semuanya korban tenggelam, ditemukan pada Senin di tiga daerah lain di komunitas perbukitan tersebut, beberapa jam setelah sungai meluap semalam.

Kota Naga di Bicol juga terkena dampak parah. Seorang pria tersengat listrik saat banjir naik dan seorang bayi perempuan tenggelam, kata tim penyelamat. Sementara dua tanah longsor menewaskan dua orang dan merusak lima rumah di kota pusat Cebu pada Minggu, kantor bencana setempat mengatakan kepadaAFP.

Badai tropis Yagi diramalkan akan melanda Luzon utara sepanjang malam sebelum bergerak ke Laut Tiongkok Selatan pada Selasa (3/9) pagi.

Tercatat sekitar 20 badai dan topan besar melanda Filipina atau perairan sekitarnya setiap tahun, merusak rumah dan infrastruktur serta menewaskan puluhan orang. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.