Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank-bank Tiongkok Dilarang Mengiming-iming Nasabah Baru dengan Boneka Labubu

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 16:47 WIB | Oleh:
Bank-bank Tiongkok Dilarang Mengiming-iming Nasabah Baru dengan Boneka Labubu Doc: Istimewa
Ket. Otoritas perbankan Tiongkok meminta bank lokal tidak memberikan fasilitas yang tidak sesuai aturan di tengah persaingan ketat saat suku bunga turun.

BEIJING - Otoritas perbankan Tiongkok baru-baru ini melarang bank-bank domestik untuk memikat nasabah dengan hadiah termasuk boneka Labubu yang sangat populer, di tengah persaingan ketat di antara para pemberi pinjaman karena suku bunga dan margin keuntungan menurun.

Dilansir oleh The Guardian, Administrasi Regulasi Keuangan Nasional, Cabang Zhejiang,  telah meminta bank-bank lokal untuk tidak menawarkan fasilitas yang tidak sesuai untuk menarik simpanan. 

Panduan baru tersebut muncul setelah Ping An Bank menjalankan promosi, menawarkan boneka Labubu Pop Mart di beberapa kota kepada nasabah baru yang menyetorkan setidaknya 50.000 yuan selama tiga bulan.

Boneka-boneka lucu berbulu halus yang memiliki seringai bergigi tajam ini pertama kali hadir di pasaran pada tahun 2019 dan sebagian besar dijual dalam "kotak-kotak buta". Boneka-boneka ini menjadi viral setelah Lisa dari grup K-pop BlackPink difoto dengan boneka yang menempel di tas tangan mewahnya tahun lalu, diikuti oleh Rihanna .

Boneka Labubu merupakan kreasi Kasing Lung, seorang seniman yang lahir di Hong Kong dan dibesarkan di Belanda. Ia terinspirasi oleh mitologi Nordik saat menciptakan karakter "Monster" untuk serangkaian buku bergambar pada tahun 2015, termasuk Labubu.

Promosi Ping An Bank menawarkan kepada nasabah baru pilihan antara kotak buta Labubu 3.0 dan paket hadiah.

Namun, regulator Tiongkok ingin menghentikan praktik pemberian hadiah kepada nasabah, yang juga dapat berupa beras, peralatan rumah tangga kecil, dan keanggotaan daring, karena khawatir hal ini akan menaikkan biaya di bank dan merugikan margin keuntungan mereka. Margin berada pada rekor terendah.

Kampanye pemasaran Ping An Bank menjadi viral di platform media sosial Tiongkok Xiaohongshu, yang juga dikenal sebagai RedNote, dan menarik minat besar dari para penabung, tetapi media pemerintah mengatakan itu "bukan solusi jangka panjang".

Boneka Labubu telah terjual habis di situs e-commerce Tiongkok dan saluran daring resmi Pop Mart, menurut outlet berita Yicai , yang dimiliki oleh Shanghai Media Group.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

17 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

23 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.