Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebiasaan-kebiasaan yang Bisa Buat Usus Lebih Cepat Menua

📅 Senin, 09 Jun 2025, 22:22 WIB | Oleh:

6. Melupakan makanan fermentasi

Sauceda mengatakan bahwa makanan hasil fermentasi dapat membantu mencegah penuaan dini usus. "Salah satu manfaat unik dari makanan fermentasi adalah dapat meningkatkan daya cerna dan ketersediaan hayati nutrisi," katanya.

Makanan hasil fermentasi seperti yogurt, kombucha, dan kimchi juga merupakan sumber probiotik. Bakteri dalam makanan hasil fermentasi, menurut Sauceda, dapat membantu menjaga penghalang usus dan mengatasi peradangan.

7. Penggunaan obat berlebihan

Simpson mengatakan bahwa penggunaan antibiotik secara berlebihan dapat merusak usus. Antibiotik tidak hanya membunuh bakteri jahat, tetapi juga memusnahkan bakteri baik. Kondisi yang demikian dapat meningkatkan kerentanan terhadap peradangan.

Selain antibiotik, beberapa obat yang dijual bebas juga dapat membuat usus menua sebelum waktunya jika digunakan dalam jangka panjang.

"Obat-obatan seperti ibuprofen atau penghambat asam dapat memberikan kelegaan jangka pendek. Namun, penggunaan jangka panjang dapat memperburuk gejala pencernaan dengan mengiritasi lapisan usus, menurunkan asam lambung (yang dibutuhkan untuk pencernaan yang baik) dan mengganggu keseimbangan mikrobioma," kata Balsamo.

8. Tidak memprioritaskan aktivitas fisik

Olahraga dapat menguatkan otot usus, sehingga usus bisa membuang limbah lebih cepat dan lebih efisien. Selain itu, olahraga juga dapat memberikan efek positif pada mikrobioma usus. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berolahraga secara teratur cenderung memiliki keseimbangan mikroba baik yang lebih baik di usus mereka.

9. Mengonsumsi minuman beralkohol

Asupan alkohol berlebih dapat menyebabkan usus lebih cepat menua, karena alkohol meningkatkan peradangan kronis di usus. Saat dipecah, alkohol melepaskan racun yang dapat merusak lapisan usus, melemahkan pertahanannya terhadap patogen dan menyebabkan usus "bocor". Alkohol juga dapat mengubah komposisi mikrobioma usus sehingga menguntungkan lebih banyak bakteri "jahat".

10. Kurang tidur

Kesehatan usus juga berkaitan erat dengan kualitas tidur. Mikrobioma usus yang lebih beragam mendukung tidur yang lebih baik dan kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu kesehatan mikrobioma usus. Jadi, sebaiknya tidur teratur sesuai anjuran, antara tujuh sampai sembilan jam setiap malam, agar kesehatan usus terjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.