Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Los Angeles Rusuh, Trump Kerahkan 2.000 Tentara Garda Nasional untuk Meredam Protes

📅 Minggu, 08 Jun 2025, 09:23 WIB | Oleh:
Los Angeles Rusuh, Trump Kerahkan 2.000 Tentara Garda Nasional untuk Meredam Protes Doc: AP
Ket. Polisi menangkap seorang pria saat aksi unjuk rasa di kawasan Paramount, Los Angeles, Sabtu (7/6)

PARAMOUNT - Presiden AS Donald Trump mengerahkan 2.000 anggota Garda Nasional di Los Angeles untuk menangani kerusuhan terkait penggerebekan terhadap imigran tak berdokumen.

Kepala perbatasan AS, Tom Homan, mengatakan kepada Fox News pada Sabtu (7/6): "Kami membuat Los Angeles lebih aman."

Gubernur California Gavin Newsom, seorang Demokrat, menolak langkah tersebut dan mengatakan dalam sebuah posting di X bahwa langkah yang diambil oleh presiden dari Partai Republik tersebut "sengaja dibuat untuk menghasut dan hanya akan meningkatkan ketegangan."

Kota di California itu dilanda kerusuhan hari kedua pada hari Sabtu saat penduduk yang mayoritas keturunan Latin bentrok dengan agen federal Imigrasi dan Bea Cukai (ICE). Gas air mata dan pentungan digunakan untuk membubarkan massa di distrik Paramount.

Sebanyak 118 orang ditangkap di Los Angeles minggu ini sebagai hasil operasi ICE, termasuk 44 orang pada hari Jumat. Gubernur Newsom mengutuk penggerebekan tersebut sebagai "kejam".

Siaran pers Gedung Putih yang dikutip BBC mengatakan: "Dalam beberapa hari terakhir, massa yang melakukan kekerasan telah menyerang Petugas ICE dan Agen Penegak Hukum Federal yang melakukan operasi deportasi dasar di Los Angeles, California.

"Operasi ini penting untuk menghentikan dan membalikkan invasi penjahat ilegal ke Amerika Serikat. Setelah kekerasan ini, para pemimpin Demokrat California yang tidak bertanggung jawab telah sepenuhnya mengabaikan tanggung jawab mereka untuk melindungi warga negara mereka. Itulah sebabnya Presiden Trump telah menandatangani Nota Presiden yang mengerahkan 2.000 Garda Nasional untuk mengatasi pelanggaran hukum yang telah dibiarkan berkembang biak."

Berbicara di Los Angeles, tempat ia melakukan perjalanan untuk mengawasi secara langsung operasi ICE yang sedang berlangsung, Homan berkata: "Kami akan mendatangkan lebih banyak sumber daya saat ini. Kami akan mendatangkan Garda Nasional malam ini. Kami akan melanjutkan tugas kami."

Ia memperingatkan tidak akan ada toleransi sama sekali terhadap segala bentuk kekerasan atau kerusakan terhadap properti pribadi.

Dalam sebuah posting di X, Wakil Direktur FBI Dan Bongino juga mengeluarkan peringatan kepada para pengunjuk rasa: "Anda membawa kekacauan, dan kami akan membawa borgol. Hukum dan ketertiban akan menang."

Ia mengatakan telah melakukan "banyak penangkapan" karena pengunjuk rasa "menghalangi operasi".

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Gubernur Newsom mengatakan: "Penyisiran federal yang terus menerus dan kacau, di seluruh California, untuk memenuhi kuota penangkapan yang sewenang-wenang sama gegabahnya dengan kekejamannya.

"Kekacauan Donald Trump mengikis kepercayaan, memecah belah keluarga, dan melemahkan pekerja serta industri yang menggerakkan ekonomi Amerika."

Wali Kota Los Angeles Karen Bass sebelumnya menuduh ICE "menebar teror" di kota terbesar kedua di Amerika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Filipina Gagas Pendirian Fo...
Luar Negeri
Peru Gelar Pemilihan Presiden
Luar Negeri
Presiden Korsel Nominasikan...
Luar Negeri
Korut Pantang Mundur dari P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.